by

Optimalkan Peran Pendamping UMKM

MERANTI- Guna meningkatkan daya saing, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Kabupaten Kepulauan Meranti akan mengoptimalikan peran pendamping Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Kepala DisperindagKop dan UKM Azza Fahroni, mengatakan, pendamping UMKM mempunyai peran strategis. Para pendamping tidak harus di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) melainkan harus jemput bola dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Pendamping UMKM mempunyai tugas untuk mempermudah urusan para pelaku UMKM, membina, memfasilitasi pembuatan packaging, dan melakukan pembukuan. Intinya UMKM dibuat mudah dalam menjalankan usahanya,” kata Azzq.

Azza menambahkan, pada 2019 ini, DisperindagKopUKM sudah mendapat tambahan pendamping UMKM. Mereka ditugaskan untuk menjangkau para pelaku UMKM yang tersebar disembilan Kecamatan di Kepulauan Meranti.

“Tahun ini kita sudah dapat empat skuad pendamping UMKM dari provinsi. Dan mereka juga telah ditempatkan disetiap Kecamatan,” pungkasnya.

Untuk diketahui jumlah pelaku UMKM di Meranti yang tersebar di sembilan kecamatan berjumlah 10.148 unit. Dengan rincian usaha mikro sebanyak 8.892, usaha kecil 1.135, dan usaha menengah sebanyak 121.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, Dedi Putra, mengapresiasi hal tersebut. Dia mengatakan agar UMKM Meranti terus berkembang dan layak di pasaran peran pemerintah dan semua pihak terkait sangat diperlukan.

“Pemerintah harus terlibat pembinaan dan mendampingi perkembangan UMKM dari setiap Kecamatan. Agar UMKM kita bisa terus maju dan berkembang,” kata Dedi.

Dedi juga berharap, program seperti pembinaan, bantuan publikasi, pemasaran, dan sebagainya terus dilakukan. Sebab, ini berpengaruh terhadap UMKM yang ada.

“Perekonomian mereka sebagian bergantung pada UMKM itu. Jadi, saya harapkan program yang terbaik terus ada bagi pengembangan usaha mereka,” tutupnya. (Azwin)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed