by

PKL Simpang Hutatap Bongkar Lapak Sendiri

SAGULUNG (HK) – Menindak lanjuti surat teguran dari pihak Kecamatan Sagulung yang ditembuskan ke Satpol PP Kota Batam, para pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Simpang Hutatap, Sagulung membongkar lapaknya masing-masing.

Pantauan di lapangan, tampak para pedagang sibuk membongkar lapaknya. Setelah pembongkaran lapak, rencananya di jalan simpang Hutatap itu akan dibangun drainase.

Sebelumnya, pihak Kecamatan Sagulung menegur para pedagang agar segera melakukan pengosongan tempat dagangan. Hal ini sesuai dengan imbauan dalam surat tersebut agar para PKL di area yang dimaksud segera mengosongkan dan membereskan barang-barang mereka. Dalam surat itu tertera batas akhir pengosongan jatuh tempo pada, Kamis (25/7/2019) besok.

Di lokasi, Karlen Nainggolan, salah seorang PKL yang tengah membongkar lapaknya mengatakan, daripada dibongkar pihak Satpol PP kota Batam, bagusan kita sendiri yang bongkar. Soalnya masih banyak yang digunakan untuk dipakai nantinya buat usaha.

“Daripada dibongkar pihak Satpol PP kota Batam, bagusan kita sendiri yang bongkar. Kita kooperatif kok,” kata Karlen, pengusaha warung makan, Rabu (24/7/2019).

Dia juga mengatakan, pihaknya sebagai warga Sagulung sangat berterimakasih kepada pihak pemerintah karna sudah sempat mengizinkan lahan untuk berusaha.

Iwan, pedagang lainnya juga mengatakan hal yang sama. “Kita taat aturan yang ada. Meskipun tak ada uang pakunya, kita sudah rela karna sudah sempat diberikan waktu untuk berdagang disini,” imbuhnya.

Namun, dia juga menyatakan, kalau benar-benar adanya penertiban di Sagulung ini jangan pandang bulu, seharusnya ditertibkan semua untuk pembangunan di Sagulung ini.

“Kita tak keberatan, tetapi kalo memang ada penertiban lapak yang berada dijalur hijau, ya harus ditertibkan lah semuanya. Jangan pandang bulu, karena masih banyak di Sagulung ini yang peruntukkan jalur hijau untuk tempat usaha,” ucapnya. (ded)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed