449 JCH Kota Jambi Telah Menuju Tanah Suci

Wakil Ketua PPIH Embarkasi Antara Jambi, Drs. HM. Taufik, MPd (tengah) didampingi M Sayuti, Ketua Kloter 21, dan Hj. Maidarlisnawati, SPd, saat memberikan keterangan kepada pers. (haluankepri.com)

Wakil Ketua PPIH Embarkasi Antara Jambi, Drs. HM. Taufik, MPd (tengah) didampingi M Sayuti, Ketua Kloter 21, dan Hj. Maidarlisnawati, SPd, saat memberikan keterangan kepada pers. (haluankepri.com)

  • Dua JCH Kalbar Masih Dirawat

Batam (HK) – Sebanyak 449 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kota Jambi yang tergabung dalam Kloter 21 Embarkasi Batam telah diberangkatkan ke Jeddah via Bandara Hang Nadim, Batam, Kamis (25/7/2019) sekitar pukul 10.05 WIB.

Muhammad Sayuti, Ketua Kloter 21, di sela-sela keberangkatan di ruang tunggu Bandara Hang Nadim, mengatakan, semula jumlah JCH kloter yang dipimpinnya berjumlah 450 orang.

“Namun, saat akan berangkat ke Batam, satu jamaah asal Kota Jambi tunda berangkat karena sakit,” ucap Sayuti.

Dikatakannya, sesampai di Batam, Subuh tadi, Kamis (25/7/2019), seluruh jamaah berada dalam kondisi sehat.

“Kami berangkat dari Bandar Udara Sultan Thaha Jambi dalam tiba penerbangan. Di Asrama Haji Jambi, kami dilepas oleh Gubernur Jambi yang diwakili Sekretaris Daerah, Drs. HM, Dianto, MSi,” jelasnya lagi.

Diketahui, JCH Jambi masuk dalam ‘Embarkasi Antara’. Jamaah tidak masuk Asrama Haji Batam, namun hanya transit untuk melanjutkan perjalanan ke tanah suci.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Antara Jambi, Drs. HM. Taufik, MPd, mengatakan, proses keberangkatan JCH dari Jambi tersebut berjalan lancar.

“Alhamdulillah, saat berangkat dari Jambi sampai di Batam, semua lancar. Seluruh jamaah sehat. Semoga semuanya bisa menjalankan semua rangkaian ibadah haji di tanah suci,” ucap Taufik.

Dia juga berharap, seluruh jamaah Kloter 21 saat pulang nanti membawa predikat haji mabrur. “Dan sampai di kampung halaman masing-masing, bisa menjadi contoh teladan di tengah masyarakat,” tambahnya lagi

Saat disinggung tentang Jambi yang masih berstatus Embarkasi Antara, dia mengatakan, butuh proses untuk menjadi Embarkasi. “Usaha untuk menjadikan Jambi menjadi Embarkasi sudah dilakukan. Ada sejumlah komponen yang harus dipenuhi, seperti kesiapan bandara, asrama haji, dan lainnya,” terangnya.

“Semoga proses ini dapat difinalkan dalam waktu yang tidak terlalu lama,” paparnya lagi.

Hal senada juga dikatakan Erwansyah, Asisten II Setda Kota Jambi. Di tempat yang sama dia mengatakan, segala hal yang berkaitan dengan proses menjadikan Jambi sebagai Embarkasi sudah dilakukan.

“Salah satu syaratnya adalah sudah tiga kali menjadi Embarkasi Antara. Sementara kita sudah lima kali,” ujarnya.

“Semoga pihak pusat dalam waktu dekat melakukan tinjauan langsung ke Jambi. Setelah itu, semoga izinya bisa segera keluar,” tuturnya lagi.

Kloter 21 diperkirakan akan tiba di Bandara King Abdul Aziz Jeddah pada, Kamis (25/7/2019) pukul 14.45 Waktu Arab Saudi (WAS). Menurut jadwal, jamaah Kloter 21 akan kembali lagi ke tanah air pada 5 september 2019 pukul 21.00 WIB dengan pesawat Saudia.

Dengan berangkatnya Kloter 21, maka Embarkasi Batam sudah memberangkatkan sebanyak 9.376 JCH.

Dan menurut jadwal, besok, Jumat (26/7/2019), Kloter 22 akan diberangkatkan dari Batam pada pukul 10.00 WIB langsung menuju Jeddah dengan pesawat Saudia. Kloter 22 merupakan JCH asal Jambi.

Dua JCH Kalbar Masih Dirawat

Sementara itu, dua JCH a.n Sarinah (74) asal Pontianak dari Kloter 14 dan Ismail Sipong (65) dari Kloter 13 asal Kalimantan Barat (Kalbar) masih dirawat di Rumah Sakit BP Batam.

“Keduanya masih menunggu perkembangan medis. Jika keduanya dinyatakan layak terbang, maka akan diberangkatkan dalam kloter selanjutnya,” ucap dr Yenny, dokter KKP Batam.

“Kita masih melihat perkembangan kesehatan kedua jamaah ini. Semoga keduanya segera sembuh, dan bisa berangkat ke tanah suci,” ucap alumni Fakultas Kedokteran Universitas Tri Sakti ini. (fhy)

(Visited 71 times, 1 visits today)