450 JCH Kloter 23 Telah Menuju Jeddah

Foto bersama Syahbudi, Kabid Informasi dan Humas PPIH Embarkasi Batam (kiri), Hj. Maidarlisnawati, SPd dari Kemenag Jambi, dan Budi Setio Hartoto dari Irjen Kemenag RI (kanan) di sela-sela menunggu keberangkatan Kloter 23 di Bandara Hang Nadim Batam, Sabtu (27/7/2019). (haluankepri.com)

Foto bersama Syahbudi, Kabid Informasi dan Humas PPIH Embarkasi Batam (kiri), Hj. Maidarlisnawati, SPd dari Kemenag Jambi, dan Budi Setio Hartoto dari Irjen Kemenag RI (kanan) di sela-sela menunggu keberangkatan Kloter 23 di Bandara Hang Nadim Batam, Sabtu (27/7/2019). (haluankepri.com)

  • Irjen Kemenag RI Pantau Layanan Embarkasi Batam
  • Embarkasi Batam Sudah Berangkatkan 10.272 Jamaah

Batam (HK) – Sebanyak 450 Jamaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kloter 23 asal Jambi telah diberangkatkan ke Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (27/7/201) dengan pesawat Saudi Arabian Airlines no penerbangan SV 5621 pukul 10.10 WIB tadi. Kloter 23 merupakan gabungan JCH asal Kabupaten Bungo 248 orang dan Tanjung Jabung Barat 194 jamaah, ditambah 5 petugas kloter dan 3 TPHD dan TKHD. Semuanya terdiri dari pria 195 dan wanita 255 orang.

“Jamaah tertua dalam kloter ini berusia 88 tahun dan yang termuda usia 21 tahun,” ucap Mugiono, Ketua Kloter 23 Embarkasi Batam di sela-sela menunggu keberangkatan di ruang tunggu Bandara Hang Nadim Batam.

“Kami tiba di Batam pukul 04.30 WIB Subuh tadi. Semua jamaah berada dalam kondisi sehat,” ucap Mugiono didampingi Pembimbing Haji Kloter 23, H. Syamsuri.

Dijelaskannya, selama di tanah suci, jamaah Kloter 23 akan menempati pemondokan di wilayah Syisyah Maktab 1 nomor Rumah 110.

“Semoga semua jamaah berada dalam kondisi sehat dan bisa menjalankan semua rangkaian ibadah haji di tanah suci nanti,” pungkas Mugiono.

Sementara, H. Syamsuri, Pembimbing Haji Kloter 23 berpesan pada jamaah untuk selalu mengingat ilmu manasik haji yang sudah diberikan.

“Sesampai di tanah suci nanti, kami juga akan selalu mengingatkan jamaah. Semoga semua dapat menjalankan ibadah haji dengan baik,” tutur H. Syamsuri.

Di tempat yang sama, dr Syahrial Effendy, dokter Kloter 23 mengatakan, sekitar 60 persen jamaah Kloter 23 masuk dalam kategori resiko tinggi (resti).

“Ada yang mengidap penyakit diabetes melitus, hipertensi, kolestrol, ada usia tua. Namun, semua dalam kondisi sehat. Kami berharap, sesampai di tanah suci, semua juga tetap sehat, baik berangkat dan pulang nanti,” ucap Syahrial Effendi.

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya akan selalu mengingatkan jamaah untuk banyak minum selama berada di Arab Saudi. “Termasuk selalu menggunakan alat pelindung diri saat beraktifitas di luar ruangan, makan yang bergizi, dan lainnya,” jelasnya.

“Jika ada keluhan, segera beritahu petugas agar segera dilakukan pemeriksaan,” papar Syahrial seraya menambahkan jika stok obat untuk jamaah lengkap tersedia.

Di sela-sela keberangkatan jamaah, Budi Setio Hartoto dari Irjen Kemenag RI melakukan pemantauan pelayanan jamaah di Bandara Hang Nadim. Dikatakannya, secara umum, pelayanan yang diberikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Batam cukup baik.

“Saya menilai layanan pada jamaah cukup baik. Apalagi petugas haji dari PPIH Jambi juga berada di Batam,” ucapnya.

Diketahui, jamaah Jambi masuk dalam Embarkasi Antara. Semua tidak masuk Asrama Haji Batam, hanya transit, selanjutnya melanjutkan perjalan ke tanah suci.

Dengan berangkatnya Kloter 23, maka sampai hari ini, Embarkasi Haji Batam telah memberangkatkan JCH ke tanah suci sebanyak 10.272 jamaah dengan dua diantaranya wafat di Madinah.

Kloter 23 diperkirakan akan tiba di Bandara King Abdul Aziz Jeddah pada, Sabtu (27/7/2019) pukul 14.45 Waktu Arab Saudi (WAS). Menurut jadwal, jamaah Kloter 23 akan kembali lagi ke tanah air pada 8 september 2019 pukul 21.00 WIB dengan pesawat Saudia no penerbangan SV 5100. (fhy)

(Visited 63 times, 1 visits today)