Embarkasi Batam Sisakan Lima Kloter

JCH Kloter 24 asal Jambi ketika tiba di Bandara Hang Nadim Batam sesaat akan diberangkatkan ke Jeddah, Minggu (28/7/2019). (feryheriyanto/haluankepri.com)

JCH Kloter 24 asal Jambi ketika tiba di Bandara Hang Nadim Batam sesaat akan diberangkatkan ke Jeddah, Minggu (28/7/2019). (feryheriyanto/haluankepri.com)

  • Embarkasi Batam Sudah Berangkatkan 10.712 JCH
  • Satu JCH Kalbar yang Dirawat Sudah Masuk Asrama Haji

Batam (HK) – Sebanyak 10.712 Jamaah Calon Haji (JCH) termasuk petugas haji sudah
diberangkatkan dari Embarkasi Batam ke tanah suci. Semuanya berasal dari 24 kloter.
Diketahui, pada musim haji 1440 H/2019 ini, Embarkasi Batam akan memberangkatkan 29
kloter. Dengan demikian, sampai tadi, Embarkasi Batam tinggal menyisakan lima kloter.

Kloter-kloter yang telah diberangkatkan tersebut adalah Kepri 2 kloter dengan jumlah
jamaah 894 orang, Riau 12 kloter dengan jamaah 5.369 orang, Kalimantan Barat 6 kloter
dengan jamaah 2.664 orang, serta Jambi 4 kloter dengan jamaah 1.785 orang. Dari seluruh
jamaah Embarkasi Batam yang telah tiba di Arab Saudi, dua orang wafat di Madinah.

Tadi pagi pukul 10.40 WIB, Kloter 24 sudah diberangkatkan ke Jeddah dengan pesawat Saudi
Arabian Airlines. Kloter 24 merupakan jamaah asal Jambi gabungan dari Kabupaten Bungo 76
orang, Merangin 357 jamaah, TPHD 2 orang, ditambah lima petugas kloter.

Berdasarkan data yang disampaikan Media Center Haji (MCH) Embarkasi Batam, sebelumnya
jamaah Kloter 24 berjumlah 448 orang.

“Namun ada delapan orang tidak berangkat, a.n Muhammad Saad Sair asal Kabupaten Bungo
karena sakit di daerah, Nimot Rois Sueb asal Bungo karena sakit di daerah, a.n Zakaria
Umar yusuf asal Bungo karena sakit di daerah, a.n Holijah Rozali Kahar asal Bungo karena
tunda daerah, a.n Sumono Reso Dimejo asal Merangin tunda daerah, a.n Fajarwati Maryono
Guno Widadi asal Merangin tunda daerah, a.n Asmah Mutalip Ali asal Merangin tunda daerah,
dan a.n Musa Rozali Kundang asal Merangin tunda daerah,” jelas Syahbudi, Kabid Informasi
dan Humas PPIH Embarkasi Batam di sela-sela keberangkatan Kloter 24 di Bandara Hang Nadim
Batam.

Sementara itu, Husaini, Ketua Kloter 24 mengatakan, dalam kloter yang dipimpinnya, jamaah
tertua berusia 95 tahun asal Kabupaten Bungo dan yang termuda usia 21 asal Merangin.

Diketahui, Kloter 24 masuk dalam Embarkasi Antara, yakni, jamaah tidak masuk asrama haji
Batam, namun hanya transit untuk seterusnya melanjutkan penerbangan ke Jeddah.

Husaini menjelaskan, jamaah Kloter 24 tiba di Batam pada Minggu (28/7/2019) sekitar pukul
04.45 WIB dalam tiga penerbangan.

“Sesampai di Batam, semuanya dalam kondisi sehat dan siap melanjutkan perjalanan ke
Jeddah,” ucapnya.

“Ada satu jamaah yang menggunakan kursi roda,” tambahnya lagi.

Husaini yang juga Kasi Penmad Kemenag Merangin ini berharap, jamaah Kloter 24 dapat
melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji selama di tanah suci.

“Ini doa dan harapan kami. Semoga semua diberi kesehatan dan keselamatan. Insya Allah,
semua menjadi haji mabrur,” paparnya lagi.

Dia menambahkan, selama di tanah suci, jamaah Kloter 24 akan menempati pemondokan di
wilayah Syisyah Maktab 5.

Kloter 24 diperkirakan akan tiba di Bandara King Abdul Aziz Jeddah pada, Minggu
(28/7/2019) pukul 14.45 Waktu Arab Saudi (WAS). Menurut jadwal, jamaah Kloter 24 akan
kembali lagi ke tanah air pada 9 september 2019 pukul 21.00 WIB dengan pesawat Saudia.

Seluruh Jamaah Embarkasi Batam Menuju Makkah

Sementara itu, informasi dari MCH Embarkasi Batam, seluruh jamaah dari Embarkasi Batam
sudah berada di Makkah. Kloter 15 yang merupakan kloter terakhir yang berangkat menuju
Makkah, sampai berita ini diturunkan, diperkirakan sudah tiba di kota suci tersebut pada,
Minggu (28/7/2019) pukul 13.00 Waktu Arab Saudi.

Di Makkah, Kloter 15 asal Kalimantan Barat itu akan menempati Hotel 123 Burj Al Sabiq,
Makhtab 4.

“Jumlah keseluruhan jamaah dan petugas kloter adalah 449 orang dengan rincian pria 214
dan wanita 235,” ucap Syahbudi, Kabid Informasi dan Humas PPIH Embarkasi.

Satu JCH Kalbar yang Dirawat Sudah Masuk Asrama Haji

Diberitakan sebelumnya, dua JCH asal Kalimantan Barat a.n Sarinah (74) asal Pontianak
dari Kloter 14 dan Ismail Sipong (65) dari Kloter 13 asal Kalimantan Barat (Kalbar),
sampai tadi belum diberangkatkan ke tanah suci karena sakit.

“Khusus untuk jamaah a.n Sarinah (74) asal Pontianak dari Kloter 14 kondisinya sudah
membaik dan kini sudah masuk asrama haji Batam. Jika kondisi beliau makin membaik,
direncanakan akan diberangkatkan dengan kloter selanjutnya,” ucap ucap Syahbudi, Kabid
Informasi dan Humas PPIH Embarkasi.

“Sedangkan, jamaah a.n Ismail Sipong (65) dari Kloter 13 asal Kalbar, masih dalam
perawatan. Semoga beliau segera sembuh dan bisa diberangkatkan menuju tanah suci,”
pungkas Syahbudi. (fhy)

(Visited 43 times, 1 visits today)