by

Andi Cori Segera Disidang *Tersangka Pencurian Plat Baja Dompak

TANJUNGPINANG (HK)- Andi Cori Patahuddin alias Cori (47), tersangka kasus pencurian plat baja, sisa material pembangunan Jembatan I Dompak Tanjungpinang, milik Dinas PUPR Provinsi Kepri segara disidang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang.

“Berkas perkara atas nama Andi Cori tersebut sudah kita limpahkan ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang pada minggu kemaren untuk disidangkan,” ucap Andi Arif SH, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri, Minggu (28/7),

Dalam proses penanganan perkara tersebut, lanjut Andi Arif, pihaknya telah menyiapkan dan menyusun dakwaan, termasuk sejumlah alat bukti serta keterangan saksi yang akan dihadirkan dalam persidangan nantinya.

“Jalan sidang perkara tersebut hampir sama dengan sidang atas para terdakwa lain sebelumnya sudah disidangkan lebih dulu,” ujarnya.

Sekedar diketahui, proses penanganan perkara kasus pencurian plat baja tersebut ditangani oleh Direskrimum Polda Kepri, kemudian dilimpahkan ke Kejati Kepri melalui Kejari Tanjungpinang.

Hal berbeda dengan penanganan tersangka lainnya yang ditahan oleh penyidik Polda Kepri, Andi Cori baru ditahan oleh pihak jaksa setelah dilakukan pelimpahan tahap dua dan langsung dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) kelas I Tanjungpinang, Selasa (16/7) lalu.

Bersama Andi Cori, tim penyidik Polda Kepri juga melakukan penyerahan tersangka Andrie Usmar, sebagai pihak ikut serta melakukan pencualan plat besi baja tersebut ke beberapa titik penampungan di Tanjungpinang sebelumnya.

Ditanya tentang perasaannya saat ini ditahan jaksa, Andi Cori mengatakan pihaknya telah siap untuk menjalaninya.

“Saya ditahan sebagai laki-laki. Dan saya dipenjara pun kan tidak mati. Semua saya serahkan pada Allah,” ucap Cori beberapa waktu lalu.

Di sela setalah ia berada dalam mobil tahan jaksa, Andi Cori masih sempat melontarkan ucapan salam kepada salah seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Kepri yang ikut menangani perkaranya, yakni M Andi Arif untuk menyampaikan salam.

Ucapan Cori tersebut seolah-olah masih ada tersisa rasa ketidak senangannya terhadap JPU bersangkutan. Hal ini jika dikaitkan, menyangkut tentang perseteruannya dalam masalah proses pelaksanaan lelang proyek beberapa waktu lalu.

“Tolong sampaukan titip salam saya buat jaksa Andi Arif,” ucap Cori.

Pertanyakan Status Penadah

Andi Cori Patahuddin, pelaku pencurian plat baja tersebut juga mempertanyakan tentang status penadah barang curian (plat baja-red) sesuai pasal 480 KUHP Dinas PUPR Pemprov Kepri tersebut.

“Saya mempertanyakan kemana Pasal 480 KUHP (penadah-res). Ini negara hukum dan saya pertanyakan hal itu,” ucap Andi Cori saat digiring ke mobil tahan Kejari Tanjungpinang menuju Rutan Tanjungpinang, Selasa (16/7).

Menyikapi pernyataan Cori tersebut, Kasi Intelijen Kejari Tanjungpinang, Rizky Rahmatullah SH mengarahkan, bahawa dalam perkara ini pihaknya hanya menerima hasil berkas penuntutan dari penyidik Polda Kepri.

“Terkait penadah dalam kasus tersebut, nanti kita lihat bagaimana fakta di persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang. Secepatnya akan kita limpahkan,” ucap Rizky.

Sebagaimana diberitakan, dugaan kasus pencurian ratus keping plat baja milik Dinas PUPR Provinsi Kepri tersebut telah melibatkan 6 orang sebagai tersangka dan terdakwa dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang saat ini.

Dari data tersebut didapati bahwa sejumlah plat baja tersebut diduga telah dijual oleh Andi Cori Cs ke tempat tiga penampungan.

Selain 24 keping di jual ke lokasi penampungan besi tua di Jalan Nusantara KM 18 Kijang Kabupaten Bintan milik Ripin Siahaan alias Au, plat baja tersebut juga dibawa ketempat penampungan Among di Kampung Bulang, Kilomter 5 Tanjungpinang sebanyak 63 keping, termasuk 12 keping dijual ke Pelabuhan Sri Payung Kilomter 6 Tanjungpinang milik Sugi.(nel)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed