by

Dinsos Evaluasi Penanganan Validasi Data Fakir Miskin

BATAM (HK)- Dalam rangka membantu menanggulangi angka kemiskinan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kepri menggelar rapat evaluasi pelaksanaan verifikasi dan validasi data penanganan fakir miskin dan orang tidak mampu pada Rabu-Jumat (23-25/7) lalu di Hotel Golden View, Batam.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kepala Dinsos Kepri Doli Boniara ini diikuti sebanyak 47 org peserta terdiri dari masing-masing Dinas Sosial Kabupaten dan kota se-Kepri, terdiri dari para Kepala Dinas Sosial, Perencana Program serta petugas operator data.

Doli Boniara dalam sambutannya pada saat membuka rapat evaluasi menyebutkan, maksud dan tujuan dari rapat evaluasi ini adalah ingin mengevaluasi pelaksanaan verifikasi dan validasi data kemiskinan yang tertuang di dalam basis data terpadu (BDT) se-Provinsi Kepri.

“Verifikasi dan validasi data ini sangat penting sebagai syarat bagi masyarakat agar bisa menerima bantuan sosial dari program APBN Pusat, seperti program keluarga harapan (PKH) beras sejahtera dan lainnya,” papar Doli.

Doli juga memaparkan tentang strategi penanganan fakir miskin melalui basis data tetpadu dimana Provinsi Kepri adalah provinsi pertama yang telah menerapkan sistem aplikasi data yg diberinama Sikopi (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Provinsi Kepri).

“Dengan rapat evaluasi data ini diharapkan penanganan penanggulangan kemiskinan di Provinsi Kepulauan Riau kedepannya semakin baik, sehingga angka kemiskinan bisa berkurang”, imbuhnya. (eza/efr)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed