JCH asal Tanjungpinang Berangkat via Bekasi

Fatimah Muhammad Dung saat akan diberangkatkan ke Jakarta. (istimewa)

Fatimah Muhammad Dung saat akan diberangkatkan ke Jakarta. (istimewa)

Batam (HK) – Satu JCH asal Tanjungpinang yang sempat dirawat di Embarkasi Batam, a.n Fatimah Muhammad Dung asal Kloter 29 akan diberangkatkan ke tanah suci via Embarkasi Bekasi, pada Selasa (6/8/2019) pukul 01.00 WIB dinihari dengan Kloter 97 JKS.

Kabid Informasi dan Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Syahbudi, S.Kom, mengungkapkan, setelah dirawat, Hemoglobin (Hb) Fatimah Muhammad Dung sudah 11,6.

“Beliau dinyatakan layak untuk berangkat. Seluruh biaya ke Jakarta dan selisih ONH-nya ditanggung oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang,” ucap Syahbudi, Minggu (4/8/2019).

Dengan demikian, sebanyak 12.944 JCH sudah diberangkatkan dari Embarkasi Batam ke Arab Saudi. Mereka adalah dari Kepri 1.502 jamaah, Riau 5.386 orang, Jambi 3.296 jamaah, dan Kalimantan Barat 2.760 orang.

Sedangkan satu lagi JCH Embarkasi Batam asal Kalimantan Barat a.n Rasmen Kisman terpaksa dipulangkan ke daerah asalnya, Mempawah. Syahbudi mengatakan, kondisi kesehatan JCH Kloter 29 itu tidak memungkinkan untuk diberangkatkan ke tanah suci.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim kesehatan PPIH Batam, tetap tidak memungkinkan beliau untuk berangkat ke tanah suci. Akhirnya diputuskan untuk dipulangkan ke daerahnya,” ucap Syahbudi lagi.

Diketahui, seluruh kloter dari Embarkasi Batam sudah diberangkatkan ke tanah suci. Menurut jadwal, proses kepulangan jamaah haji Embarkasi Batam dimulai pada 18 Agustus 2019 mendatang. Kloter 1 diperkirakan tiba sekitar pukul 11.35 WIB. Lalu, malamnya, sekitar pukul 21.00 WIB, Kloter 2 akan landing di Bandara Hang Nadim, Batam. Kloter 1 merupakan jamaah haji asal Kepri dan Kloter 2 merupakan jamaah asal Riau. (fhy)

(Visited 57 times, 1 visits today)