Buronan Pelaku Pencurian Dibekuk

Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur, Iptu Ardian saat ekspos penangkapan buronan pelaku pencurian 4 unitLaptop milik Pusat Al-Quran Indonesia (Qur'an Canter), Jumat (9/8).

TANJUNGPINANG (HK)- Setelah 6 bulan menjadi buronan, akhirnya anggota Polsek Tanjungpinang Timur berhasil membekuk Kalpison alias Eka (38), pelaku pencurian 4 unit Laptop milik Pusat Al-Quran Indonesia (Qur’an Canter), terletak di kawasan Ruko, Komplek Bintan Center Kilometer 9 Tanjungpinang, Rabu (7/8).

“Kasus pencurian itu sendiri terjadi, Senin 18 Februari 2019 sekitar pukul 06.00 WIB lalu. Pada saat proses penyidikan, kita mendapati identitas dan keberadaan pelaku. Namu ketika hendak ditangkap, pelaku berhasil melarikan diri ke Jambi selama 6 bulan menjadi buronan, sebelum akhirnya kembali lagi ke Tanjungpinang dan berhasil kita tangkap pada Rabu (7/8) kemarin,” ucap Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Indra Jaya melalui Kanit Reskrim, Iptu Ardian pada wartawan, Jumat (9/8).

Ardian menjelaskan, kasus berawal pada saat pelapor dari pihak Pusat Al-Quran Indonesia, Tanjungpinang sedang tidur di dalam tempat ia bekerja.

Kemudian pelapor terbangun dan membuka pintu depan Ruko dan tidak lama kemudia ia meninggalkan ruko tersebut, sekitar pukul 06.00 WIB.

“Setelah itu pelapor kembali ke lantai 2 ruko dimana tempat pelapor beristirahat setiap harinya,” ucapnya.

Berselang kemudian ketika dua temannya datang ke lokasi kejadian, menanyakan apakah pelapor melihat laptop milik mereka yang terletak di ruang kerja. Namun pelapor tidak mengetahuinya.

Setelah diperiksa keadaan ruko, tidak ditemui kerusakan pada bagian pintu atau pun jendela.

“Ada 4 unit laptop yang digunakan untuk berkerja baik yang ada di lantai dasar maupun dilantai dua yang hilang saat itu, senilai Rp10 juta,” ungkapnya.

Mendapati kejadian tersebut, lalu pelapor melaporkannya ke Mapolsek Tanjunpinang Timur. Atas laporan tersebut, pihakanya lalu melakukan penyelidikan, kemudian mendapati identitas serta ciri-ciri pelaku dan langsung dilakukan pencarian untuk mengetahui keberadaan pelaku.

“Pelaku sempat melarikan diri, kami mendapat informasi dia melarikan diri ke Jambi,” katanya.

Disampaikan, anggota Polsel Tanjungpinang Timur akhirnya berhasil meringkus pelaku setelah enam bulan berlalu dan ditangkap di kosan Jalan Pramuka.

“Dalam menjalankan aksinya, pelaku sudah memantau kondisi Quran Canter tersebut.

Namun pada saat penjaga pergi sholat subuh, pelaku langsung mengambil empat leptop yang berada di empat ruangan berbeda.

“Ada kesempatan pagi itu, petugas jaga lagi sholat subuh keluar dari pintu belakang, kemudian pelaku melihat pintu terbuka langsung mengambil laptop,” ujarnya.

Perbuatan pelaku dapat dijerat sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (nel)

(Visited 14 times, 1 visits today)