Kejari Karimun Sebarkan Daging Kurban

KEPALA Kejari Karimun, Taufan Zakaria menunjukkan hewan kurban yang akan dipotong di halaman Kejari Karimun.Foto:Ilham/Haluan Kepri

KARIMUN (HK)-Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun menyembelih 8 ekor hewan kurban pada hari Raya Idul Adha 1440 H, Selasa (13/8). Hewan kurban yang terdiri dari 3 ekor sapi dan 5 ekor kambing tersebut berasal dari internal pegawai Kejari Karimun ditambah 1 ekor sapi dari Dinas PUPR Karimun dan 1 ekor sapi dari PT Timah Tbk.

Uniknya, hewan kurban yang disembelih tersebut bukan hanya berasal dari pegawai Kejari Karimun yang beragama Islam saja. Namun, pegawai yang non muslim turut menyumbangkan 3 ekor kambing. Keterlibatan seluruh korps adhyaksa dalam menyelenggarakan ibadah kurban di Kejari Karimun menujukkan tingginya kebersamaan di institusi tersebut.

Kepala Kejari Karimun, Taufan Zakaria sebelum prosesi penyembelihan hewan kurban mengatakan, jumlah hewan kurban yang dipotong di lingkungan Kejari Karimun pada tahun ini jauh mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan itu menunjukkan tingginya kepedulian seluruh jajaran korps adhyaksa Karimun.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kita mampu menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban. Untuk tahun 2019, penyembelihan hewan kurban alhamdulillah alhamdulillah mengalami peningkatan. Tahun ini ada 18 peserta kurban, terdiri dari 3 ekor sapi dan 5 ekor kambing,” ungkap Taufan Zakaria.

Kata Taufan, daging hewan kurban tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pendistribusian utama adalah masyarakat khususnya yang kurang mampu tinggal di lingkungan kantor Kejari Karimun, kemudian disebarkan kepada panti asuhan, mitra binaan Rutan Karimun.

Taufan menyebut, makna kurban adalah wujud dari ketaqwaan kepada Sang Pencipta. Sebagaimana dijelaskan dalam AlQuran Surat Al Kautsar ayat 2, pelaksanaan kurban menjadi hal yang wajib bagi yang mampu sebagaimana kewajiban mendirikan shalat. Sebagai konteks ukhuwah Islamiyah, makna kurban terasa mendalam bagi umat muslim.

“Beberapa hal yang menjadi makna kurban bagi seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Karimun, yakni menjadi perenungan dalam perjalanan tugas maupun dalam hidup dan kehidupan pribadi. Dalam hal ini, wujud ketaqwaan kita sebagai umat beragama, sebagai bentuk pengorbanan, juga esensi kesetiaan dan loyalitas pengabdian kita kepada Sang Pencipta,” ujarnya.

Makna berikutnya, yang tak kalah penting adalah tersirat kebersamaan bagian dari korps Kejari Karimun. Pegawai yang beraktivitas sehari-hari dalam kedinasan. Terkadang ada hal yang dilupakan yakni kebersamaan, kekeluargaan, berbagi rasa dan saling berinteraksi sosial antar sesama pegawai di lingkungan kejaksaan. (ham)

(Visited 23 times, 1 visits today)