Pekerja Sumur Tewas, Diduga Hirup Gas Beracun

TANJUNGPINANG (HK)- Johan (51) satu dari dua pekerja pembersih sumur milik warga, di Perumahan Citra Pelita I, Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang ini, meninggal dunia akibat dugaan menghirup gas atau udara beracun dalam sumur tersebut, Senin (12/8) sekitar pukul 09.25 WIB.

Sebelum meninggal, Johan sendiri sempat pingsan dan dilarikan ke IGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Thabib Tanjungpinang, bersama korban lainnya, Triyono (48) yang berusaha membantu memberikan pertolongan mendengar Johan meminta tolong saat itu.

Namun, nyawa Johan akhirnya tidak dapat tertolong usai mendapatkan perawatan tim medis rumah sakit.

Kepala Basarnas Tanjungpinang, Mu’min Maulana mengungkapkan, berdasarkan laporan dari masyarakat, ada dua orang warga yang masuk sumur, pada saat ingin membentulkan pipa aliran air yang tersumbat akibat pada saat itu.

“Diduga korban tidak menggunakan pengaman (safety), tiba-tiba korban Johan meminta tolong kepada korban Triyono (48), karena sudah lemas dan tidak ada udara lagi,” kata Mu’min.

Mendapatkan informasi itu, kemudian tim evakuasi Basarnas bersama tim gabungan dari Polres Tanjungpinang, BPBD dan Damkar melakukan evakuasi. Saat dievakuasi keduanya dalam keadaan lemas dan masih bernyawa.

“Namun sekitar pukul 09.55 WIB, kami mendapatkan informasi dari rumah sakit bahwa korban yang bernama Johan sudah meninggal dunia,” terangnya.

Dugaan sementara, lanjut Mu’min, penyebab kejadian tersebut akibat korban kehabisan oksigen. Dimana, kedalam sumur diperkirakan 7 hingga10 Meter, dengan diameter 1 Meter. Dugaan lain, di dalam sumur tersebut ada gas beracun.(nel)

(Visited 24 times, 1 visits today)