Warga Siram Api Pakai Air Ember

Alex berusaha memadamkan kobaran api yang membakar lahan di Kampung Purwosari Rt 15 Rw 04 Desa Toapaya Selatan, Selasa (13/8) siang. (okyalexander/haluankepri.com)

Alex berusaha memadamkan kobaran api yang membakar lahan di Kampung Purwosari Rt 15 Rw 04 Desa Toapaya Selatan, Selasa (13/8) siang. (okyalexander/haluankepri.com)

– Armada Damkar Kurang, Api Membesar

BINTAN (HK) – Kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polsek Gunung Kijang kembali terjadi. Kali ini, si jago merah melahap lahan di Kampung Purwosari Rt 15 Rw 04 Km 18 Desa Toapaya Selatan, Selasa (13/8/2019) siang.

Cuaca terik ditengarai menjadi penyebab api cepat merambat. Selain itu, mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang dikerahkan hanya 1 unit, sehingga saat api terus membesar ditiup angin, petugas berwenang tak bisa berbuat banyak.

Sebagian warga bahkan berusaha memadamkan api dengan cara menyiram menggunakan ember dan selang air. “Supaya nggak cepat merambat,” ujar Alex, saat menyiram api menggunakan ember.

Sejauh ini, api setidaknya melahap kurang lebih 500 meter persegi. Tampak aparat kepolisian dan petugas damkar dilokasi kejadian untuk memantau lokasi api.

Sementara itu, 1 unit mobil damkar tampak berusaha menyedot air dari aliran parit sekitar 1 Km dari lokasi kejadian.

Setidaknya sejak awal Agustus lalu, sudah 6 kali kejadian kebakaran di wilayah Kecamatan Toapaya. “Dari Agustus saja udah 6 kali kejadian,” ujar Kepala UPT Damkar wilayah Toapaya, Gunung Kijang dan Teluk Bintan, Nurwendi di lokasi kejadian. (oxy)