Edukasi Siswa dengan Berkurban – SMK MHS Batam Kurban 5 Ekor Sapi dan 2 Ekor Kambing

BATAM (HK) – Kegiatan berkurban merupakan agenda tahunan dilakukan SMK Multistudi High School (MHS) Batam. Seperti pada Hari Raya Idul Adha tahun ini, SMK MHS Batam melakukan kurban sebanyak 5 ekor sapi dan 2 ekor kambing yang telah dibagi-bagikan daging kurbanya kepada warga kurang mampu yang berada didekat lingkungan sekolah.

Kegiatan kurban dilakukan SMK MHS tidak sekadar ritual ibadah semata, melainkan juga untuk mengedukasi para siswa akan tata cara berkurban yang baik dan benar mulai dari prosesi penyembelihan hewan kurban, menguliti, mencincang, menimbang dan membungkus daging kurban, hingga membagi-bagikan kepada warga kurang mampu.

Menurut Waka Humas SMK MHS Batam, Yulin Supriyatin, bahwa sapi dan kambing yang dikurban itu merupakan sumbangan dari pihak yayasan, guru, orang tua dan siswa, serta para relasi sekolah yang cukup peduli terhadap pendidikan diterapan di SMK MHS. Kegiatan kurban ini merupakan agenda tahunan sekolahnya dalam upaya mengedukasi siswa akan tata cara berkurban yang baik dan benar menurut syariat Islam guna bekal siswa nanti setelah terjun ke masyarakat.

Selain itu juga, kata Yulin, menumbuhkan rasa empati siswa dan mendidik jiwa ikhlas dalam berkurban sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim dan putranya, Nabi Ismail. “Kegiatan kuran ini salah satunya media pembelajaran, khususnya bagi para siswa di SMK MHS Batam. Makanya untuk kepanitian kurban ini diserahkan kepada Pengurus Rohis dan OSIS yang melibatkan semua siswa dalam prosesi kurban. Kita sebagai guru tugasnya mengarahkan, membina dan mengawasi. Namun demikian para siswa ini tetap mendapat pembinaan langsung dari guru agama Islam,” ujarnya usai menggelar kegiatan kurban, Selasa (13/8).

Sementara kegiatan kurban ini selain disaksikan oleh para guru dan yayasan, juga hadir orang tua siswa, serta para relasi sekolah pelaku dunia usaha dan industri (DUDI). “Kegiatan kurban ini sengaja kita gelar hari Selasa sesuai yang telah kita programkan berdasarkan kalender pendidikan. Kita mengira tadinya hari Senin itu merupakan libur bersama, tapi kalender pendidikan berubah. Namun demikian tak masalah karena masih hari tasyrik, dan masih memon Hari Raya Idul Adha,”katanya.

Sementara ditempat yang sama Kepala Sekolah SMK MHS Batam, Joni Firdaus, menimpali kegiatan kurban merupakan salah satu praktek siswa dalam mengimplikasikan dari pembelajaran atau teori Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dipelajari siswa di sekolah.

“Inilah momen praktek siswa dari teori pembelajaran diajarkan guru PAI di sekolah, bagiamana cara cara memotong hewan kurban, menguliti, hingga menimbang dan membungkus daging kurban, untuk dibagikan kepada warga kurang mampu. Kurban ini juga bagian dari penguatan pendidikan karakter (PPK) bisa menumbuhkan rasa empati siswa terhadap sesama, serta membangun kebersamaan, dan saling gotong royong sebagai Panitia Kurban,” jelas Firdaus.

Dalam kesempatan ini Kepala Sekolah SMK MHS juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua siswa dan para relasi sekolah yang telah mendukung dan peduli terhadap pendidikan diterapkan di SMK MHS Batam ini. Diharapkan jalinan kerjasama ini lebih erat lagi. “Kita mengucapkan terima kasih banyak kepada relasi dan orang tua siswa yang telah berbagi kepada kami dan selalu mendukung setiap kegiatan dilakukan siswa. Bahkan tak hanya menyumbang hewan kurban saja, sarana ibadah juga dipercantik dengan di cat,” ucap Joni Firdaus lagi.

(Visited 27 times, 1 visits today)