Pelabuhan Dabo Rusak, Pihak Terkait Diminta Bertanggung Jawab

BEBERAPA bagian Pelabuhan Dabo mengalami kerusakan.Foto:Jefri/Haluan Kepri

LINGGA(HK)– Wakil Ketua Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Kepulauan Riau (Kepri), Agus Ramdah, meminta pihak-pihak terkait bertanggung jawab sepenuhnya atas kerusakan dermaga/pelabuhan umum Dabo, Kecamatan Singkep, Rabu (14/8).

“Ini tidak bisa didiamkan saja, siapa yang memiliki wewenang di pelabuhan Dabo itu, dialah yang seharusnya bertanggung jawab penuh atas kejadian ini. Pasalnya tidak mungkin kapal tersebut bisa parkir di situ berbulan-bulan kalau tidak ada izin dari mereka,” kata Agus Ramdhan Kepada Haluan Kepri, Rabu(15/09)

Selain itu, LAMI Kepri juga mempertanyakan kewenangan pengawasan di pelabuhan tersebut yang mereka nilai gagal melakukan fungsinya, sehingga mengakibatkan rusaknya salah satu aset penting milik negara di Kecamatan Singkep Ini.

“Ada indikasi kelalaian kalau saya melihat dalam insiden tersebut. Kemana petugas pengawas pelabuhannya, kejadian ini harus ada yang bertanggung jawab, jangan di biarkan ,” katanya lagi.

Seperti diketahui,  pada Minggu malam (11/8/2019), lalu, pukul 21.00 WIB, diduga akibat kelalaian pengawasan, baik pihak Agen maupun instansi terkait yang bertugas sebagai pengawas.sebuah Tug Boat dan Kapal tongkang yang parkir di Pelabuhan Dabo mengalami tali putus dan sempat oleng, sehingga bagian-bagian kapal yang terbuat dari besi menghantam tiang dan badan pelabuhan Dabo. Akibatnya, di beberapa bagian pelabuhan mengalami rusak  dan hancur.

Menurut narasumber terpercaya, menyebutkan, kalau kapal takbout beserta tongkang itu, adalah milik pengusaha Jefri warga Jakarta. Namun karena diduga terlalu banyak hutang, makanya ditahan pihak Agen, sebagai barang jaminan, kata  narasumber tersebut.

Sementara itu pihak agen pelayaran yang mengurus kapal tongkang sampai berita ini di rilis tak kunjung memberikan tanggapan terkait peristiwa tersebut 

Seperti kompak , pengawas dermaga atau pelabuhan umum Dabo, Kecamatan Singkep (Kepala Kantor Syahbandar Dabo,red), juga belum bisa dikonfirmasi wartawan, terkait izin parkir serta hal terkait lainnya, sehingga tongkang dan kapal tug boat milik pengusaha Jefri, bisa parkir hampir 9 bulan lamanya.(Jfr)

(Visited 45 times, 1 visits today)