Penerapan Sistem Kridit Semester bagi SMA – Bagian terakhir dari Tiga Tulisan

Oleh: Gatot Handoko SPd MM
Wakil Kurikulum SMAN 3 Batam

Tulisan ini merupakan tulisan terakhir lanjutan

 

dari opini saya padaedisi kedua di terbitankan Haluan Kepri pada edisi, Rabu (14/8).

Bahwa untuk Laporan hasil peserta didik, Direktorat Jendral Pendidikan Menengah juga menyediakan fasilitas pembelajaran denga

n menggunakan e-raport sistem SKS yang tidak terdapat naik kelas/tidak naik kelas. Namun jika Seluruh kompetensi dasar pada strata dalam satu semester sudah terselesaikan, maka siswa akan mendapatkan laporan hasil belajar untuk satu semester.

Proses pencetakan laporan peserta didik bisa di

laksanakan setiap waktu pada hari efektif belajar. Dalam satu tahu pelajaran bisa dimungkinkan untuk mencetak laporan hasil belajar maksimal 3 semester dikarenakan peserta didik sudah menyelesaikan seluruk kompetensi dasar berdasarkan kecepatan belajarnya.
Dalam pelaksanaan pembelajaran dengan system SKS, satuan pendidikan harus mempersiapkan ketentuan diantaranya:
a. Dokumen KTSP memenuhi persyaratan 7 prinsip SKS
b. Unit Belajar yang berbasis Kompetensi dasar
c. Sarana Dan Prasarana
d. Mendapatkan surat ijin penyelenggaraan SKS dari Direktorat pembinaan SMA atas rekomendasi dari Dinas Pendidikan Provinsi

Jadi dapat disimpulkan bahwa setiap satuan pendidikan bisa melaksanakan program pembelajaran dengan sisten kredit semester dengan mempersiapkan ketentuan yang sebaiknya dipenuhi untuk mempermudah dalam pelayanan pendidikan dan memperhatikan bahwa setiap peserta didik mendapatkan pelayanan pendidikan yang utuh.

Dengan memperhatikan kecepatan individu yang berbeda dengan menanamkan pendidikan yang berkarakter yaitu kreativ, kritis, kolaboratif dan komunikatif serta menanamkan literasi dalam proses pendidikan yang tertuang dalam rancangan pelaksanaan pembelajaran. Sekian dan terima kasih semoga tulisan saya ini bermanfaat.***

 

Gatot Handoko SPd MM

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(Visited 68 times, 1 visits today)