Pramuka Tpi Jadi Relawan Anti Narkoba

Kepala BNNK Tanjungpinang Darsono bersama Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tanjungpinang Rahma menadatangani nota kesepahaman (MoU) Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Senin (12/8).(Foto Rico Barino)

TANJUNGPINANG (HK)- Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tanjungpinang dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Tanjungpinang menjalin kerja sama dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), di Aula Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang, Senin (12/8) kemarin.

Nota kesepahaman ini ditandatangai antara Ketua BNNK Tanjungpinang Darsono dan Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tanjungpinang Rahma yang sebelumnya baru saja dilantik oleh Ketua Majelis Pembimbing Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tanjungpinang, Syahrul di tempat yang sama.

Dihadiri Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), TS Arif Fadillah menyampaikan kerja sama tersebut merupakan tindaklanjut Kwartir Nasional (Kwarnas) bersama BNN pusat dalam pemberantasan narkoba.

Tujuannya tentu mewujudkan masyarakat bersih narkoba dengan melibatkan Gerakan Pramuka sebagai motor penggeraknya di bidang pencegahan, sekaligus untuk membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba.

“Kebetulan juga Ketua Kwarnas kita adalah mantan Kepala BNN pusat yakni Komisaris Jenderal Pol (Purn) Budi Waseso. Sehingga ditindaklanjuti hingga ke Kwarda dan Kwarcab. Kita berharap agar anak-anak kita terhindar dari bahaya narkoba. Kemudian dari para Pramuka ini bisa ikut mensosialisasikan bahwa narkoba itu tidak baik karena dampak pengaruhnya sangat merugikan generasi bangsa,” kata Arif yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri.

Usai melantik pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Tanjungpinang masa bhakti 2018-2023, Syahrul juga menyampaikan dengan pengurus baru nantinya bisa mengimplementasikan Dasa Dharma Pramuka yakni 10 sikap yang harus dimiliki oleh seorang Pramuka. Dari 10 sikap Dasa Dharma tersebut tentunya seorang Pramuka akan menjauhi narkoba, karena sudah menjadi musuh negara.

“Kepada Ketua dan Pengurus Kwarcab yang baru dilantik ini bisa mengiplementasikan Dasa Dharma tersebut, serta sinergitas bersama pihak terkait seperti FKPD yang tiap lembaganya memiliki Saka Pramuka dan bisa ikut bersama-sama memberantas bahaya narkoba sehingga anak-anak kita bisa terhindar dari narkoba,” ujar Walikota Tanjungpinang ini.

Sementara itu, Ketua BNNK Tanjungpinang Darsono menyampaikan bahwa kerja sama ini juga merupakan lanjutan dari Inpres Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Rencana Aksi Nasional, P4GN dan Permendagri Nomor 12 Tahun 2019 tentang Fasilitasi P4GN dan Preskursor Narkoba. Darsono juga mengajak seluruh stakeholder agar bisa bekerja sama agar pelaksanaan rencana aksi nasional ini berjalan dengan baik.

“Untuk itu dibutuhkan gerakan yang masif serta kepedulian dari kita semuanya. Hal ini tentunya bisa kita buktikan dan kita laksanakan dengan mengajak seluruh FKPD maupun OPD serta Gerakan Pramuka ini agar membantu secara maksimal dan dapat bersinergi bersama BNN,” pungkasnya.(rco)