Bakar Hutan Dihukum 12 Tahun Penjara

PEMBABATAN HUTAN - Salah satu pembabatan Hutan di Jemaja yang pernah terjadi dengan alasan pembukaan perkebunan Kakao menyebabkan trauma pada masyarakat hingga saat ini. Untuk itu pihak Polres Anambas melakukan sosialisasi memasang imbauan 'Stop Membakar Hutan dan Lahan'.

ANAMBAS (HK) – Kanit Reskrim Polsek Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Ipda Alex Asral SE, mengingatkan warga agar tidak membakar hutun dan lahan sembarangan. Karena ancamannya cukup berat bisa dikenakan ancaman hukuman pidana 12 tahun dan denda Rp15 miliar.

“Ini telah ditegaskan dalam Undang Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di ancam hukuman pidana 15 tahun penjara dan denda Rp15 milyar, dan pasal 187, barang siapa dengan sengaja melakukan pembakaran hutan di pidana penjara 12 tahun penjara,” ujarnya belum lama ini.

Namun untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, pihaknya telah melakukan imbauan dengan menempel beberapa spanduk bertuliskan ‘Stop Membakar Hutan dan Lahan’ di daerah yang di anggap rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan, yakni Desa Mampok, Kampung Pasiran Desa Bukit Padi, Kampung Dapit Desa Ulu Maras, Desa Kuala Maras, dan Bandara Letung.

Menurutnya, bahwa pemasangan imbauan spanduk itu merupakan kebijakan dan perintah dari Polres Anambas untuk mencegah kebakaran hutan di wilayah hukum Polsek dan Polres Anambas. Karena sejauh ini kerap terjadi kebakaran hutan di Riau dan Kepri. “Ini adalah pencegahan biar tidak terjadi di daerah kita ini, makanya dilakukan imbau kepada masyarakat agar selalu menjaga hutan,” katanya.

Ia berharap kepada masyarakat agar bersama sama mendukung dan menjaga lingkungan hidup dan pencemaran udara yang di akibatkan oleh pembakaran hutan dan lahan. Sehingga kedepannya bisa hidup lebih sehat serta tentram.

Sementara dari kegiatan yang dilakukan tersebut masyarakat langsung menyambut kegiatan positif yang dilakukan Satuan Polsek Jemaja. Bahkan masyarakat sangat berterima kasih atas kepedulian Polsek Jemaja terkait kebersihan lingkungan khususnya terkait polusi udara yang di akibatkan kebakaran hutan dan lahan.( hk/wrk).

(Visited 34 times, 1 visits today)