by

Kakanwil Kemenag Kepri Buka KSM se-Kepri

  • Diikuti Oleh 621 Siswa/i

Batam (HK) – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepri, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA, membuka Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Provinsi Kepri tahun 2019, di MTs N 1 Batam, Kamis (15/8/19). Kegiatan itu diikuti sebanyak 621 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Kepri.

Dalam sambutannya, Kakanwil mengingatkan guru pendamping untuk terus memberikan bimbingan kepada anak didiknya. Kakanwil berharap, peserta yang ikut dalam kegiatan itu, tidak hanya tampil di tingkat provinsi, namun, harus dapat tampil di tingkat nasional. Diketahui, KSM tingkat Nasional akan diselenggarakan di Manado Sulawesi Utara pada 16 September 2019 mendatang.

“Hari ini KSM tingkat Kepri dilaksanakan. Mudah-mudahan bisa berlanjut sampai ke tingkat nasional,” ucap Kakanwil.

Dikatakannya, secara kuantitas, madrasah di Kepri mengalami kekurangan, baik lokal, guru, dan sarana-prasarana lainnya.

“Namun, dari sisi kualitas, kita lebih unggul dari sekolah lainnya. Buktinya, banyak orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya di madrasah. Karena madrasah mempunyai mata pelajaran khusus seperti Bahasa Arab, Hadist, Sejarah Islam, Fiqih, Al Qur’an dan pelajaran agama dan keagamaan,” ungkap Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA.

“Jaga kebersamaan dan persatuan untuk menjadikan madrasah lebih baik,” ujarnya lagi.

Selanjutnya dihadapan undangan dan siswa/i madrasah, Kakanwil Kemenag Kepri juga mendoakan siswa/i madrasah menjadi anak yang shaleh, shaleha, anak yang pintar, berguna bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Secara resmi Kakanwil Kemenag Kepri membuka acara dengan membaca Basmalah dan pemukulan gong sebanyak tiga kali yang disambut tepuk tangan para undangan dan siswa/i madrasah yang hadir.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Madrasah, Kanwil Kemenag Kepri, H. Subadi, S.Ag, M.Si, dalam laporannya menyampaikan, hari ini secara serentak madrasah se-Kepri mengadakan KSM dengan rincian, Kabupaten Karimun sebanyak 86 peserta, Bintan 56 peserta, Natuna 69 peserta, Lingga 20 peserta, Anambas 45 peserta, Kota Batam 293 peserta, dan Kota Tanjungpinang 52 peserta.

“Ada 11 bidang studi yang diujikan dalam KSM ini,” ucap Subadi.

“Tingkat MI ada matematika terintegrasi dan sain IPA terintegrasi. Tingkat MTs diujikan matematika terintegrasi, IPA terpadu terintegrasi dan IPS terpadu terintegrasi. Sedangkan tingkat MA diujikan matematika terintegrasi, biologi terintegrasi, fisika terintegrasi, kimia terintegrasi, ekonomi terintegrasi dan geografi terintegrasi,” terang Subadi.

Dikatakannya, penyelenggaraan KSM bertujuan untuk meningkatkan mutu pembelajaran sains di madrasah secara komprehensif dan integratif.

Hadir dalam acara pembukaan, Kepala Kemenag Kota Batam, Kabid Pakis Kanwil Kemenag Kepri, Kepala MAN IC Batam, Kepala MTs N 1 Batam, Kepala MI Batam, Kepala MA Batam, Kepala MTs Belakang Padang, Kasi Madrasah Kota Batam, Kasubbag TU Kota Batam, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Kepri, seluruh pengawas madrasah dan pengawas pendidikan agama dan keagamaan Kota Batam, kepala KUA dan majelis guru MTs N 1 Batam. (fhy/r)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed