Kapal NV NIKA Bendera Panama Diserahkan ke Kejari Batam

MENTERI Kelautan, Susi Pudjiastuti meninjau Kapal MV NIKA, berbendera PanamaSenin (12/8) lalu.Foto:Dedy/Haluan Kepri

BARELANG (HK) – Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan, Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam sudah menyerahkan berkas perkara kapal perikanan asing (KIA) bendera Panama, MV NIKA, kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Senin (12/8) lalu.

“Iya, bahwa perkara kapal perikanan asing (KIA) bendera Panama MV NIKA sudah diserahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam,” kata Syamsu, Kepala seksi Penindakan dan Pengawasan PSDKP Batam, Barelang, Rabu(14/8) saat menghadiri acara pemberian bantuan dana ke nelayan kota Batam, siangnya.

Dia juga mengatakan, selain kapal tersebut diserahkan ke Kejari Batam, tersangka atas nama Starkov Evgeny (56) WN Rusia juga telah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejari Batam melalui suratnya tertanggal 12 Agustus 2019 kemarin.

Syamsu juga menyatakan, PPNS Perikanan Pangkalan PSDKP Batam juga sudah menyerahkan tersangka dan barang bukti (Tahap-II) kepada Kejari Batam. Jadi hanya menunggu persidangan saja.

Kemudian setelah itu, lanjutnya, untuk proses selanjutnya akan dilakukan pelimpahan dari Kejari Batam ke Pengadilan Perikanan pada Pengadilan Negeri Tanjung Pinang.

Kata Syamsu kembali, dari hasil pemeriksaan kapal tersebut, MV NIKA ditemukan tidak menyimpan alat tangkap di dalam palka, sehingga diduga kuat melakukan pelanggaran Undang Undang Perikanan Indonesia.

Sementara, untuk pidana lainnya seperti Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) masih dalam tahap penyelidikan oleh Penyidik yang tergabung dalam Satgas 115. 

Bahkan, Satgas 115 dengan beberapa negara lain yang berkepentingan dan Interpol juga sedang mengupayakan penerapan pertanggungjawaban pidana korporasi dalam konteks tindak pidana terorganisir lintas batas.

Pemberitaan sebelumnya, kapal MV NIKA ditangkap oleh KP Orca 03 dan KP Orca 02 di perairan Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) Selat Malaka, pada Jumat (12/7) silam. 

Selanjutnya, kapal MV NIKA yang memiliki 750 gross tonage (GT) tersebut dikawal ke Pangkalan PSDKP Batam dengan pengawalan oleh KP Orca 03 dan KP Orca 02 yang dikawal ketat selama perjalanan dikawal secara bergantian oleh KRI Patimura, KRI Parang, dan KRI Siwar milik TNI Angkatan Laut.(ded)

(Visited 52 times, 1 visits today)