Spesialis Maling di Lingga Dituntut 2,5 Tahun

Haryadi alias Yadi, spesialis pelaku pencurian di Daik Kabupaten Lingga ini dituntut dalam dua perkara yang sama selama 2 tahun dan 6 bulan penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu (14/8).

TANJUNGPINANG (HK)- Haryadi alias Yadi, spesialis pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) di Daik Kabupaten Lingga dituntut dalam dua perkara yang sama selama 2 tahun dan 6 bulan penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu (14/8).

Dalam perkara pertama, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Martua SH dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga, menjatuhkan tuntutan kepada terdakwa Yadi selama 1 tahun 3 bulan penjara.

Hal ini terkait kasus pencurian yang ia lakukan terhadap sejumlah uang dan barang berharga lainnya di Puskesmas Kelurahan Raya Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga pada 30 Oktober 2018 lalu.

Usai tuntutan pertama, JPU dalam ruangan sidang dan majelis hakim yang sama dipimping Sumedi SH MH, didampingi dua hakim anggota, Guntur Kurniawan SH dan Jhonson Fredy Erson Sirait SH, melanjutkan pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Yadi selama 1 tahun 3 bulan penjara.

Tuntutan dalam perkara ini, terkait kasus pembobolan rumah maupun sejumlah warung di Kampung Pahang, Kelurahan Daik, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga.

“Perbuatan terdakwa telah terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 363 Ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP Jo Pasal 362 KUHP tentang pencurian,” ujar JPU.

Terhadap tuntutan JPU tersebut, hakim menyebutkan setidaknya ada puluhan kali tindak pidana pencurian yang telah dilakukan terdakwa selama ini di Kabupaten Lingga. Namun JPU menyebutkan ada 6 TKP berkas perkara perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa.

“Apkah sudara tidak kapok dan tidak menyesal terhadap perbuatan pencurian tersebut? Sekarang apa tanggapan terdakwa,” ujar ketua mejelis hakim, sembari dijawab terdakwa dengan perkataan menyesal.

Salah satu kasus pencurian yang dilakukan terdakwa terjadi pada Puskesmas Kelurahan Raya Kecamatan Singkep Barat dengan mengambil sejumlah uang di kasir termasuk 1 unit laptop dan 26 masker, berikut dengan pecahan uang yang terdapat di dalamnya.

Akibat perbuatan terdakwa menyebabkan kerugian pihak Kantor Puskesmas tersebut sebesar Rp4 juta.(nel)

(Visited 12 times, 1 visits today)