Gereja Katolik ST Hilarius Turut Semarakan HUT RI ke-74

PASTOR Paroki Gereja Katolik St. Hilarius Romo Kristianus Ratu, SVD didampingi puluhan umat sedang memotong pita sebagai tanda dimulainya cabor yang dipertandingkan, Sabtu (17/8/2019).Foto: Boby/Haluan Kepri

BATAM(HK) – Dalam rangka HUT RI ke-74 Gereja Katolik Santo (ST) Hilarius menggelar berbagai perlombaan cabang olahraga bertempat di Belakang gereja Katolik ST Hilarius Tanjung Piayu, Kecamatan Seibeduk, Batam pada Sabtu (17/8/2019) pagi.

Selain memperingati HUT RI ke-74, kegiatan tersebut juga dalam rangka memperingati hari jadi Gereja Katolik ST Hilarius yang ke-3. Kick off pertandingan perlombaan itu ditandai dengan pemotongan pita oleh Pastor Paroki Romo Kristianus Ratu dan dilanjutkan dengan pukulan pertama pada cabang olahraga (cabor) badminton oleh Romo Kristianus.

Romo mengatakan, kegiatan perlombaan itu digelar sebagaimana HUT RI ke-74 ini bersamaan dengan hari jadinya Gereja Katolik ST Hilarius ke-3. Ini adalah hari yang istimewa.

“Maka itu, kick off sengaja kami gelar bertepatan HUT kemerdekaan RI ke-74, supaya umat menyadari bahwa kemerdekaan adalah anugerah dari Tuhan. Kalau ini anugrah dari Tuhan maka kita rawat bersama sama,” ucap Romo.

Lanjutnya, dan bagaimana mengisi kemerdekaan ini, korelasinya kenapa olahraga, karena kami ingin mau umat sehat secara jasmani dan tentu sehat secara rohani.

“Mengisi hari kemerdekaan ini, kita mengajak Umat Katolik bisa belajar dari cara penuang pendahulu bangsa ini. Bagaimana cara mereka mempertahankan kemerdekaan. Kemerdekaan juga, sebagai orang Katolik tidak lupa karya keselamatan yang diberikan oleh Yesus Kristus yang disalibkan untuk umat-Nya,” jelasnya.

Pesan itu tidak saja hanya untuk umat umum Katolik, namun kepada Orang Muda Katolik (MOK) dan juga Komunitas Basis Gerejawi (KBG) dalam arti luas untuk terus berkarya bagi diri sendiri, keluarga, bangsa dan gerejanya.

Dikatakan, bahwa Gereja St Hilarius diresmikan sejak 9 Oktober 2016 dan tepat 9 Oktober 2019 ini merupakan hari jadi yang ke-3. Gereja ini sebelum menjadi Paroki sendiri, masih di bawah naungan Gereja Katolik St Petrus Lubukbaja Batam.

Nama Paroki St Hilarius merupakan cikal bakal dari nama Uskup Pangkalpinang Hilarius Moa Nurak, S.V.D. yang wafat pada 29 April 2016 di Singapura dan dimakamkan di Pangkalpinang.

“Seiring dengan perkembangan, gereja ini sudah 800 kepala keluarga (KK) dengan jumlah jiwa 3850 orang,” kata Romo.

Sementara itu, penanggung jawab kegiatan Deni Feri Silalahi SH mengatakan, ada beberapa cabor yang diadakan, antara lain badminton, catur, tenis meja, futsal, domino, tarik tambang dan perlombaan liturgi. (Cw63)

(Visited 38 times, 1 visits today)