Lurah Tembesi Jadi Buruan Warga Usai Upacara HUT RI

LURAH Tembesi, Muhammad Hafiz foto bersama peserta upacara.Foto:Dedy/Haluan Kepri

SAGULUNG (HK) — Mendungnya cuaca di kota Batam pada umumnya Sagulung, Tembesi, tak mengurangi rasa semangat dan khidmatnya pelaksanaan upacara Bendera detik-detik proklamasi Kemerdekaan RI Ke-74 di lapangan bola, Tembesi Lestari, Sabtu (17/8) pagi.

Peserta upacara yang terdiri dari pelajar SD, SMP dan SMA sekitar bersama para guru-guru tampak berbaris rapi. Tak hanya itu, tokoh masyarakat serta RT/RW Tembesi dan jajaran Aparatur Pemerintah Kelurahan Tembesi juga tampak mengikuti peringatan momen bersejarah itu dengan penuh khidmat. .

Pengibaran upacara bendera dibawakan oleh pelajar SMA yang ada di Tembesi sedangkan pembawa drum band dibawakan oleh pelajar SMP. Namun, saat dibawakan dua lagu wajib nasional, yaitu Hari Merdeka (17 Agustus 1945) ciptaan H. Mutahar serta Indonesia Pusaka ciptaan Ismail Marzuki, para pelajar pun semangat membuat suasana perjuangan kembali hidup berkobar saat upacara.

Proses pengibaran bendera merah putih dan pembacaan teks proklamasi pun berjalan lancar tanpa hambatan. Bahkan, pasukan Pengibar bendera pusaka (Paskibraka) pun sukses mengibarkan bendera pusaka merah putih.

Setelah menerima bendera pusaka merah putih dari Lurah Tembesi, Muhammad Hafiz bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), pembawa baki bendera dari pelajar beserta rekan-rekannya dengan lancar tanpa hambatan mengantarkan sangsaka merah putih dari pengibaran bendera hingga bendera sampai di puncak tiang bendera.

Dalam sambutannya, Memaknai momen peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 74, Lurah Tembesi meminta segenap generasi bangsa mengenang jasa para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.

Karna menurutnya, pahlawan adalah sosok penting dibalik kemerdekaan, karena telah mengorbankan jiwa dan raga serta segala yang dimilikinya demi memperjuangkan kemerdekaan yang saat ini dinikmati oleh generasi penerus.

“Selaku generasi penerus, mari kita bersama – sama memaknai dan mengisi kemerdekaan ini,” ujar Lurah Tembesi.

Menurutnya lagi, melalui pelaksanaan pembangunan seperti saat ini, merupakan satu diantara upaya dari generasi penerus untuk memaknai dan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia 74 tahun ini.

Setelah usai upacara, Lurah Tembesi pun jadi foto model oleh warga Tembesi. Lurah Tembesi pun jadi diburu warga untuk berselfi. Bahkan warga tetap silih berganti untuk berselfi sebagai kenang-kenangan untuk warga.

“Ini ternyata lurah kita. Ternyata ganteng juga ya. Yuk berselfi dulu sama lurah kita ini,” kata ibu Arsi, yang juga ikut upacara.(ded)

(Visited 134 times, 1 visits today)