Kakanwil Kemenag Kepri Paparkan Materi Pada Rapat Evaluasi Kediklatan di Batam

Kakanwil Kemenag Kepri, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA (kiri) saat memberikan materinya didampingi moderator, Kakan Kemenag Batam, H. Zulkarnain Umar. (istimewa)

Kakanwil Kemenag Kepri, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA (kiri) saat memberikan materinya didampingi moderator, Kakan Kemenag Batam, H. Zulkarnain Umar. (istimewa)

Batam (HK) – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kepri, Dr. Drs. H.
Mukhlisuddin, SH,MA memberikan arahan pada kegiatan Rapat Evaluasi Kediklatan tahun 2019 yang
diselenggarakan oleh Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI di Planet Holiday Batam, Rabu (21/08/2019).
Hadir dalam acara tersebut Kapusdiklat Administrasi Badiklat Kemenag RI Saeroji, para peserta yang
merupakan para pimpinan Balai Diklat Keagamaan.

Dalam materi yang bertajuk pola pengembangan kompetensi ASN, Kakanwil Kemenag Kepri mengatakan
pengembangan kompetensi ASN merupakan upaya untuk pemenuhan kebutuhan PNS dengan standar kompetensi
jabatan dan rencana pengembangan karir. Pengembangan karir setiap ASN dilakukan minimal 20 jam pelajaran
dalam satu tahun.

“Dan ini merupakan hak ASN setiap ASN untuk pengembangan kompetensinya. Dari pengembangan kompetensi
itulah dasar dilakukannya pengembangan karir dan menjadi dasar dalam rekrutmen pejabat,” kata Kakanwil.

Bentuk-bentuk pengembangan kompetensi ASN, lanjutnya, meliputi pendidikan dan pelatihan, seminar,
kursus, penataran, praktek kerja di instansi lainnya dan pertukaran antara ASN dengan pegawai swasta
lainnya. Sementara untuk model pelatihan, Kakanwil menjelaskan dapat dilakukan dengan pelatihan klasikal
dan non klasikal.

“Klasikal dapat dilakukan dengan model seminar, pelatihan, kursus, workshop, bimbingan teknis dan
penataran. Sementara untuk non klasikal dapat dilakukan dengan model pelatihan ditempat kerja, coaching
clinic dan mentoring, pelatihan jarak jauh dengan e-learning, magang dan pertukaran pelatihan,”
sebutnya.

Di luar itu semua, menurut Kakanwil, penting bagi ASN untuk memiliki konpetensi dasar, antara lain
kompetensi teknis, kompetensi manajerial, kompetensi sosial kultural, integritas, dan moralitas.

Dalam momentum yang baik itu, Kakanwil juga mengajak peserta yang berasal dari luar provinsi untuk lebih
mengenal Kepulauan Riau. Kakanwil pun mulai bercerita tentang keunggulan demografis, geografis dan
kultural di Kepulauan Riau.

“Ada banyak obyek wisata di Kepri yang rugi apabila tidak dikunjungi seperti Lagoi Bintan, Pantai
Trikora Bintan, Pulau Penyengat yang bersejarah, dan lain-lain yang jaraknya paling jauh hanya 100 km
dari lokasi ini. Jadi silahkan untuk berkunjung. Jika waktunya sempit mungkin bisa menyegarkan diri di
Batam dengan mengunjungi Barelang dan belanja,” seloroh Kakanwil. (fhr/r)

(Visited 32 times, 1 visits today)