Si Ganteng dengan Segudang Prestasi – Rayhan Alfaro Ferdinand

BINTANG SEKOLAH

Sudah ganteng, baik hati, banyak prestasi lagi. Itulah sebutan yang kerap dilontarkan siswi-siswi di SMA Islam Al Izhar kalau ditanya mengenai kawannya Rayhan Alfaro Ferdinand Siregar.

Siswa yang baru duduk di kelas 11 jurusan MIPA 2 ini, memang memiliki segudang prestasi. Ia bukan hanya terpilih sebagai bagian dari Paskibraka Nasional 2019. Namun Alfaro, sapaannya, ternyata memiliki prestasi lainnya, yang juga di luar bidang akademik.

Cowok kece ini juga pernah mencapai seleksi nasional Development Basketball League (DBL).

“Perhelatan DBL tahun lalu, Alfaro sempat terpilih sampai pemusatan latihan di Surabaya. Namun terhenti di situ. Itu sudah seleksi nasional,” kata Chairiman, ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Islam Al Izhar, disuatu kesempatan.

Sampai sekarang, kata Chairiman, Alfaro masih menjadi bagian inti dari tim basket SMA Islam Al Izhar. Saat ini, Alfaro usai usai mengikuti karantina dan pelatihan di PP PON Cibubur, Jakarta Timur. Pihak sekolah pun telah memberikan izin per tanggal 25 Juli hingga 23 Agustus. Nantinya, setelah tugas Alfaro di Paskibraka Nasional rampung, sekolah bakal memberikan pendampingan belajar agar tidak tertinggal pelajaran.

Alfaro adalah sosok idola para siswi di sekolahnya, berprestasi di bidang olahraga basket kerap berlaga dalam liga bola basket pelajar terbesar di Indonesia, yakni Honda Developmental Basketball League (DBL). Tidak hanya jersey basket, Alfaro juga tidak lupa membawa gantungan kunci berbentuk tokoh kartun Stitch kesayangannya.

Cowok dengan tinggi 181 cm ini menceritakan, gantungan kunci ini bagai sebuah jimat keberuntungan. “Kebiasaan aja ini aku bawa, ini dari adik sepupuku. Kebetulan aku juga suka nonton Stitch barengan sama dia,” kata Alfaro disela-sela kesibukannya, beberap waktu lalu.

Sementara Ibu dari Alfaro, Ayu Tifanny Chaerul Putri, mengatakan bila dirinya sangat bangga anaknya terpilih sebagai perwakilan dari DKI Jakarta sebagai Paskibraka Nasional 2019, dan selalu meraih prestasi dalam bidang bola basket. “Saya dulu juga Paskibraka nasional soalnya, tahun 1991,” kata Ayu saat bersama buah hatinya Alfaro. “Dulu saya jadi pembawa baki,” Ayu melanjutkan.

Saat Alfaro, Ayu mengaku merindukan anaknya ketika berpisah selama sebulan dikarantika jadi paskibaraka . “Tapi gak apa-apa, dulu saya juga jauh, saya dulu datangnya malah dari Pontianak ke Jakarta,” Ayu mengakhiri ceritanya. (dbs)

(Visited 111 times, 1 visits today)