Tiga Pelaku Jambret Dilumpuhkan

Tiga pelaku jambret di Karimun dilumpuhkan polisi saat berada di Mapolres Karimun. ( ILHAM/Haluan Kepri)

KARIMUN (HK)-Petualangan tiga pelaku jambret asal Batam yang meresahkan warga Karimun sejak satu bulan belakangan ini berakhir di tangan Tim Buser Satreskrim Polres Karimun, Kamis (22/8) sekitar pukul 18.00 WIB. Ketiga pelaku masing-masing inisial DS, H dan R dihadiahi timah panas di bagian betis ketika mencoba melawan petugas.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara kepada wartawan mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan polisi dari korban terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Berbekal laporan itu, maka anggota di lapangan mulai melakukan penyelidikan dengan menggali informasi dari korban.

Rata-rata korban jambret mengalami kehilangan ATM nya. Terakhir, korban jambret adalah seorang ibu-ibu warga Bukit Senang yang tas nya juga ditarik pelaku. Kuat dugaan, pelaku menguras isi tabungan korban melaui ATM milik korban. Ada korban yang menuliskan Pin di belakang ATM miliknya itu.

Kemudian, korban melakukan print out buku tabungannya dan hasilnya diketahui kalau sebagian uangnya telah diambil orang lain. Dari hasil print out itu juga diketahui kalau pelaku mengambil uang di sejumlah ATM. Selanjutnya, polisi kemudian berkoordinasi dengan pihak bank.

Salah satu petunjuk yang diperoleh polisi adalah dengan melihat isi rekaman Circuit Closed Television (CCTv) yang terdapat di Bank BNI Cabang Tanjungbalai Karimun. Dalam rekaman CCTv terlihat ciri-ciri pelaku yang mengambil uang korban jambret beberapa waktu lalu. Setelah mengantongi ciri-ciri pelaku, polisi kemudian memburu keberedaan pelaku.

“Kita mendapat petunjuk awal dari rekaman CCTv yang ada di Bank BNI Cabang Tanjungbalai Karimun. Saat melihat rekaman CCTv di bank itu, kami melihat pelaku pengambil uang ATM milik korban. Setelah mengantongi ciri-ciri pelaku, maka kami langsung memburu pelakunya,” ungkap Lulik Febyantara.

Tak butuh waktu lama, polisi kemudian membekuk salah seorang pelaku di Pasar Puan Maimun berinisial D. Dari keterangan pelaku ini, kemudian dikembangkan memburu komplotannya yang lain. Dua pelaku lainnya kemudian berhasil diamankan di kawasan Batu Lipai. Karena melawan petugas, pelaku kemudian dilumpuhkan dengan timah panas.

Ketiga pelaku kemudian digelandang ke Mapolres Karimun untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Dalam penyelidikan polisi, pelaku mengakui telah melakukan aksi penjambretan di 10 lokasi berbeda di Karimun. Hanya saja, karena pelaku bukan orang Karimun, jadi mereka tidak tahu nama lokasi mereka menjalankan aksinya itu.

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi diantaranya, satu unit sepedan motor Honda merk Revo warna merah, satu unit sepeda motor Jupiter MX warna hitam, satu unit handphone Oppo, satu buah dompet warna hitam, dua helai baju kemeja kotak kotak, uang tunai Rp70.000, 1 buah ATM BCA dan 1 buah helm merk Honda. (ham)

(Visited 25 times, 1 visits today)