Diduga Lagi Nyabu, Warga Gerebek Anggota Bhabinkamtibmas

943_com.whatsapp-1-300x148.png" alt="" width="300" height="148" class="alignnone size-medium wp-image-14087" />

BINTAN (HK) – Diduga lagi nyabu, warga Gesek Desa Toapaya Selatan menggerebek Anggota Bhabinkamtibmas Desa Toapaya Selatan Brigadir A saat berada disebuah warga, Rabu (4/9) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Sobikin, Ketua Rt 17 Rw 05 menceritakan kronologis penggerebekan itu. Waktu itu, ia didatangi 4 pemuda setempat sekitar jam 12 malam yang menduga ada aktifitas terlarang di rumah Johan alias Ahwa.

Ia bersama warga lainnya langsung kerumah warga tersebut. Namun setibanya dirumahnya itu, Sobikin mengaku langsung menggedor pintu rumahnya, akan tetapi tidak langsung dibuka.

“Ada yang nyahut (manggil dari dalam) siapa, gitu katanya. Lalu saya bilang Pak Rt. Tapi teman-teman lain sudah menyebar kebeberapa penjuru rumahnya. Beberapa saat kemudian lalu dibuka oleh anggota itu (Brigadir A), pas kami mau masuk sempat dilarang, agak beberapa saat baru diperbolehkan masuk,” bebernya.

Namun saat kami masuk sambung Pak Rt itu, dari luar ada yang manggil. “Ada yang melihat seseorang melempar mancis keluar,” kata Sobikin.

Setelah diperiksa, hanya ditemukan pipet didalam rumahnya itu. Tak lama, Sobikin menyampaikan kalau mereka menemukan bungkusan yang diduga sabu-sabu karena bentuknya hampir mirip dengan narkotika golongan I jenis sabu-sabu.

“Ya itu kami temukan didekat pagar diluar rumah,” tuturnya.

Namun bukan hanya Brigadir A, warga juga mencurigai penghuni rumah yakni Johan alias Ahwa yang merupakan residivis narkoba. Namun sayangnya, Johan alias Ahwa melarikan diri.

“Dia izin mau ke kamar kecil, tapi kabur. Sampai sekarang belum ketemu. Dia (Johan alias Ahwa) memang mantan residivis narkoba,” katanya.

Kemudian, Ia menyampaikan peristiwa itu kepada Pak Rw, Tugino dan menyampaikan perihal kecurigaan itu kepada pihak Polsek Gunung Kijang tempat Brigadir A bertugas.

Sobikin menceritakan kejadian sesungguhnya kepada awak media diruangan Kasat Narkoba Polres Bintan, Rabu (4/9) sore. “Ya gak ada (intervensi),” katanya.

Sobikin dan Tugino sengaja diundang ke Mapolres Bintan untuk mengklarifikasi temuan warga yang dicurigai sabu-sabu itu. Oleh jajaran Satres Narkoba Polres Bintan, kristalan itupun diuji menggunakan narkotes (alat tes keaslian narkotika).

Ternyata setelah dites, kristalan itu bukan narkotika jenis sabu-sabu melainkan tawas (zat pemutih air). Akan tetapi, hasil cek urine kepada Brigadir A hasilnya positif menggunakan sabu-sabu.

Wakapolres Bintan Kompol Dandung Putut Wibowo menerangkan, Brigadir A saat ini masih menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bintan. Ia menegaskan, Polres Bintan tak mentolerir anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkotika.

“Masih diperiksa di Propam. Ini keseriusan kami dibawah komando Bapak Kapolres. Sekalian saya ingin mengklarifikasi, bahwa barang yang ditemukan warga itu bukan sabu-sabu, tadi lihat sendiri toh,” ujar Dandung. (oxy)

(Visited 520 times, 1 visits today)