Apakah Melanggar Lalu Lintas Berdosa? Begini Tanggapan Pemuka Agama

Pendeta Edy Sinurat memberikan pemaparan kepada pengendara umat yang melanggar lalu lintas. (bobi/haluankepri.com)

Pendeta Edy Sinurat memberikan pemaparan kepada pengendara umat yang melanggar lalu lintas. (bobi/haluankepri.com)

BATAM (HK) – Operasi Patuh Seligi 2019 kali ini menggandeng para pemuka Agama di kota Batam, Senin (9/9/2019) pagi.

Wakasatlantas Polresta Barelang, AKP Kartijo mengatakan bahwa keterlibatan pemuka agama ini dibutuhkan untuk memberikan pencerahan kepada pengendara.

Sementara itu, Pendeta Edy Sinurat yang ikut dalam razia itu memberikan pemaparan kepada pengendara umat Nasrani yang melanggar. Kata Edy, jika tidak menaati aturan pemerintah adalah dosa dan ujung dosa adalah maut.

Lebih jelas dikatakan Edy, dalam Alkitab tercatat beberapa ayat untuk taat kepada pemerintah. Dalam kitab Roma 13:1-7 Pasal 13:1 berkata, tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah. “Untuk itu harus lah kita taat, termasuk taat akan lalu lintas,” kata Pendeta Edy.

Edy menambahkan, kitab Roma 13:2, Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya.

Lanjut lagi, 13:3 Sebab jika seorang berbuat baik, ia tidak usah takut kepada pemerintah, hanya jika ia berbuat jahat. Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah? Perbuatlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya.

Pada Roma 13:4 berkata, Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang.

Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat. Maka untuk itu patuhi keselamatan lalu lintas agar mendapatkan keselamatan, tidak saja hanya keselamatan batin, tetapi keselamatan rohani,” papar Pendeta Edy.

Hal senada, Ustadz Muhammad Mustofa mengatakan pelanggaran lalu lintas juga adalah bagian dari hal yang dihindari. Ia mengatakan, hukum pemerintah termasuk hukum lalu lintas harus lah ditaati.

“Hukum ada dua. Pertama hukum Agama dan kedua hukum pemerintah. Jika ditaati dua-duanya, maka selamat dunia akhirat,” ujar Ustadz Muhammad Mustofa. (cw63)