Disbudpar Berikan Pelatihan pada Pemandu Wisata Buatan

Kadisbudpar Kota Batam, Ardiwinata foto bersama dengan para peserta pelatihan pemandu wisata buatan, Selasa (10/9/2019) di Hotel Nagoya Mansion. (damri/haluankepri.com)

Kadisbudpar Kota Batam, Ardiwinata foto bersama dengan para peserta pelatihan pemandu wisata buatan, Selasa (10/9/2019) di Hotel Nagoya Mansion. (damri/haluankepri.com)

BATAM (HK) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam berikan pelatihan kepada pemandu wisata buatan (outbond park). Pelatihan itu dilaksanakan selama tiga hari, yakni 10,11 dan 12 September 2019 di Hotel Nagoya Mansion.

Pelatihan ini merupakan kegiatan yang dialokasikan melalui dana alokasi khusus dari Kementerian Parawisata (Kemenpar) RI. Pesertanya adalah para pelaku pariwisata, diantaranya yaitu Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), pewarta fhoto dan awak media Batam.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan, pelatihan itu sangat dibutuhkan di Batam karena Batam adalah destinasi wisata kedua setelah Bali.

Oleh karena itu, ucapnya, dibutuhkan pemandu pariwisata yang profesional dan yang benar-benar mengerti tentang destinasi tersebut.

Dikatakan Ardi, wisata buatan itu adalah wisata yang dibuat pemerintah maupun swasta, yakni seperti waterboom dan waterpark. Yang paling berkembang saat ini adalah wisata buatan yang dikembangkan dengan wisata alam, yaitu seperti wisata tebing langit dan puncak beliung yang ada di Batam.

Saat ini destinasi wisata buatan di Batam sudah ada sebanyak 28 destinasi dan itu akan tetus berkembang dan tumbuh, karena destinasi wisata buatan adalah merupakan salah satu minat dari wisatawan dan terutama adalah bagi para pelajar.

“Pemerintah terus mendorong para pelaku wisata agar meningkatkan seperti dengan membuka objek wisata-wisata, mempromosikan destinasi yang ada, karena kita tergabung dengan cross bodher media dan terus mempromosikan destinasi dan event-event yang ada,” ujarnya.

Ardi berharap, untuk kedepannya lebih banyak lagi kegiatan-kegiatan yang dialokasikan oleh Kementerian parawisata RI yang dilaksanakan di Batam. (cw64)