Kebakaran Hutan di Batam Paling Menonjol

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam, Azman. (damri-haluankepri.com)

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam, Azman. (damri-haluankepri.com)

BATAM (HK) – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam, Azman mengatakan sejak Januari hingga Agustus 2019 kebakaran di Kota Batam sudah terjadi sebanyak 154 kejadian.

Dari jumlah 154 kejadian itu yang paling menonjol adalah kebakaran hutan dan lahan. Kebakaran hutan dan lahan itu dipastikan tidak ada karena kebakaran sendirinya, namun adalah karena manusia, yakni kelalaiannya.

“Suatu contoh ialah dia membakar di lahannya yang berdekatan dengan hutan dan apinya itu manjalar ke hutan tersebut,” ucap Azman kepada Haluan Kepri, saat dijumpai dalam acara FGD tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhulta), Selasa (10/9/2019) di aula PIH Batam Centre.

Dikatakannya adapun data kebakaran itu setiap bulan ialah, pada bulan Januari 17 kejadian, yaitu bangunan perumahan 6, kapal 3, hutan 7 dan lain-lainnya 1.

Bulan februari 41 kejadian, yaitu bangunan umum 1, bangunan perumahan 1, hutan 31 dan lain-lainnya 8 kejadian. Bulan maret 44 kejadian, yaitu bangunan umum 1, bangunan perumahan 4, hutan lahan 31 dan lain-lainnya 8 kejadian.

Bulan April 13 kejadian, yaitu bangunan umum 1, bangunan perumahan 4, kapal 1, hutan 5 dan lain-lainnya 2. Bulan Mei 3 kejadian, yaitu bangunan perumahan 1, kendaraan betmotor 1 dan kapal 1.

Bulan Juni 5 kejadian, yaitu bangunan perumahan 3, kendaraan bermotor 2 dan lain-lain 1. Bulan Juli 11 kejadian, yaitu bangunan perumahan 3, hutan 4 dan lain-lainnya 4. Bulan Agustus 30 kejadian, yaitu 1 bangunan perumahan, 10 hutan lindung dan lain-lainnya 9 kejadian.

“Berdasarkan data tersebut, yang paling menonjol itu adalah kebakaran hutan dan lahan. Kebakaran hutan dan lahar di Batam tidak ada menimbulkan asap dan sangat berbeda dengan daerah-daerah lain, karena daerah lain itu lahannya adalah gambut sedangkan di Batam tidak,” cetusnya. (cw64)

(Visited 35 times, 1 visits today)