MoU Pembangunan Jembatan SP II Akan Disegerakan

Foto bersama usai audiensi Antara Pemerintah Daerah KKA dengan Pemprov Kepri terkait pembangunan jalan SP. (istimewa)

Foto bersama usai audiensi Antara Pemerintah Daerah KKA dengan Pemprov Kepri terkait pembangunan jalan SP. (istimewa)

ANAMBAS (HK) – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) baru saja merampungkan diskusi tentang pembangunan jembatan Selayang Pandang (SP) II Tarempa bersama Pemerintah Provinsi Kepri. Hal itu disampaikan oleh Adies Saputra, S.IP, M.Si Kepala Bappeda Kepulauan Anambas saat dihubungi melalui telphon genggamnya, Selasa (10/9/2019) kemarin.

Adies membenarkan bahwa pihaknya yang dipimpin langsung oleh Bupati Anambas Abdul Haris, SH telah melakukan audiensi bersama Plt.Gubernur Kepri, Isdianto,

“Dalam audiensi tersebut hadir Sekdaprov TS Arif Fadillah, Ka Bappeda Bappeda Naharuddin, Kepala PU Abu Bakar, Asisten II Syamsul Bahrum, dan sejumlah perwakilan OPD Kepri. Sedang dari Anambas selain Bupati Abdul Haris juga turut hadir anggota DPRD Kepri Dapil Natuna-Anambas Topik, Pimpinan sementara DPRD Anambas Yusli, Kepala Bappeda Adies Saputra, Plt. Kepala PU Khairul Anwar, dan sejumlah OPD lainnya,”ujar Adies, Rabu (11/9)

Menurutnya, dalam kesempatan tersebut Bupati Anambas meminta komitmen Pemprov Kepri untuk mendukung pembangunan jembatan SP II yg dituangkan dalam MoU, apalagi jembatan dimaksud merupakan salah satu proyek strategis Kepri yang disampaikan Gubernur pada peringatan HUT Kepri tahun 2017 lalu.

“Permohonan Bupati tersebut pun diamini Plt Gubernur Kepri, yang berjanji untuk ke Anambas setelah pimpinan DPRD definitif terbentuk, dan rencananya penandatanganan MoU jg akan dilakukan di Anambas. Dengan adanya MoU ini harapan kita nanti tidak sampai digeser-geser lagi ke proyek lain ,”tegasnya.

Dia melanjutkan, Pembangunan jembatan SP II direncanakan semula menghabiskan anggaran Rp129 miliar dengan lebar 11 meter, tapi kemudian direvisi menjadi Rp77,4 miliar dengan lebar 7 meter .

Ia menambahkan, pembangunan tersebut akan dilaksanakan selama 3 tahun anggaran dengan sharing dana atau masing-masing sebesar Rp38,7 miliar.

“Kalau penganggarannya 3 tahun, tapi kalau pembangunannya bisa saja lebih cepat, tergantung kontraktornya inikan multi years, tapi pembayaran tetap 3 tahun,”bebernya.

Selain menyampaikan soal percepatan MoU jembatan SP II, sambung dia, pihaknya juga meminta bantuan Pemprov untuk memperhatikan seluruh ruas jalan provinsi di Kep.Anambas yang sekitar 30km saat ini berada dalam kondisi tidak mantap.

“Selain itu percepatan pembangunan Pelabuhan Teluk Durian yang tahun depan susah masuk tahap III juga perlu disegerakan,”pungkasnya.(yud)

(Visited 101 times, 1 visits today)