Operasi Antik Seligi 2019, Polda Kepri Ungkap 50 Kasus Narkoba

WAKAPOLDA Kepri, Brigjen Pol, Yan Fitri ungkap 50 kasus Narkoba hasil operasi antik seligi 2019, Rabu (11/9/2019) siang. Foto:Boby/haluankepri

BATAM(HK) – Pasca pelaksanaan operasi antik seligi 2019 yang digelar sejak 21 Agustus-9 September 2019, Polda Kepri dan jajarannya telah berhasil mengungkap tindak pidana Narkoba sebanyak 50 kasus.

Wakapolda Kepri, Brigjen Pol, Yan Fitri mengatakan 50 kasus Narkoba itu berhasil diungkap dalam pelaksanaan Razia sebanyak 34 kali, dengan sasaran tempat hiburan malam, pelabuhan, hotel, penginapan kost-kostan dan daerah rawan peredaran Narkoba.

“Dari 50 kasus tersebut Polda Kepri dan jajarannya telah mengamankan sebanyak 80 Orang tersangka di antaranya 79 laki-laki dan 1 perempuan,” ungkapnya saat menggelar Konferensi pers di Mapolda Kepri didampingi Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga dan Wadir Narkoba, AKBP M.O.S Pardede pada Rabu (11/9/2019) siang.

“Dibandingkan dengan data tahun 2017 lalu, Polda Kepri dan jajarannya mengungkap sebanyak 30 kasus Narkoba. Dari 30 kasus sebanyak 43 tersangka berhasil diamankan,” tambahnya.

Untuk kasus terbanyak yang diungkap dari Polda Kepri dan jajarannya, dominan dari Polresta Barelang yaitu, 15 kasus Narkoba.

“Sementara, Polda Kepri mengungkap sebanyak 8 kasus Narkoba, polresta Tanjungpinang 6 kasus, Polres Karimun, 7 kasus, Polres Bintan 3 kasus, Polres Lingga 5 kasus, Polres Anambas 5 kasus dan Polres Natuna 1 kasus,” jelasnya.

Adapun jumlah barang bukti yang diamankan Jajaran Polda Kepri pasca operasi antik seligi 2019 diantaranya, 233,81 ganja kering, 70 batang bibit pohon ganja, 71,45 gram bibit biji ganja, 151,080,76 gram Sabu, 889 butir ekstasi, 0,9 gram serbuk ekstasi.

“Sementara itu, barang bukti yang diamankan dari operasi antik seligi 2017 lalu diantaranya, 5048,38 gram ganja, 1020,76 gram Sabu, 42439 butir ekstasi, 179,79 serbuk ekstasi, 4,92 gram Heroin dan 480 drum diisi jenis obatan berbahaya dengan berbagai merk, dimana per drum diisi 25 kg,” Ungkap Yan.

Dijelaskan, selama kegiatan operasi antik seligi 2919 berlangsung, Polda Kepri dan jajarannya berhasil mencapai target 100 persen dari jumlah target operasi (TO).

“Dimana jumlah target operasi sebanyak 25 orang dan berhasil diungkap sebanyak 25 orang, ditambah dengan Non TO sebanyak 55 orang dengan total keseluruhan 80 orang pelaku dari 50 kasus yang terungkap,” pungkasnya. (Cw63)