Polda Kepri Buru Agam Patra Pemilik Sabu 30,8 kg

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga. (istimewa)

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga. (istimewa)

BATAM (HK) – Polda Kepri tengah memburu Agam Patra yang masuk daftar pencarian orang (DPO) karena kepemilikan Sabu 30,8 kilogram yang digagalkan diperairan pulau putri, Nongsa, Batam pada Jum’at (23/8/2019) lalu

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga mengatakan sejumlah aset DPO Agam Patra sudah di police line diantaranya, dua minimarket yang berada di Punggur dan di Botania I Batam centre atau persisnya dekat RS Bhayangkara Polda Kepri.

“Agam Patra kemungkinan masuk tindak pidana pencucian uang (TPPU) hasil Narkoba, tapi ketika sudah ada penetapan tersangka, baru penyidik nanti akan menelisik atau mendalami kasus ini,” ucap Erlangga saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/9/2019) siang

“Apakah objek harta yang bersangkutan dari peroleh dari hasil penjualan narkoba atau bukan. Andai kata iya, baru masuk ke TPPU,” tambahnya.

Diketahui dalam kasus ini, penyidik Satresnarkoba Polda Kepri telah menetapkan empat tersangka yakni, Nasrul (33), Indra Syaril (43), Suriyanto (34), Prastiadona alias Dona (30).

Sebelumnya diberitakan, Menurut Ketua RT 04 Khairul Batubara bahwa mini market Patra Mart 2 yang berada di Punggur sudah beroperasi sejak sekitar Januari 2019 lalu

“Kalau tidak salah, sekitar kurang setahun sudah di sana. Minimarket itu menyediakan makanan ringan, minuman, sembako dan bahan-bahan rumah tangga lain. Minimarket itu sebelumnya beroperasi 24 jam sebelum di police line,” beber Khairul, Jumat (6/9/2019) lalu. (Cw63)