Tim Satgasgab F1QR Koarmada I Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster

DANLANTAMAL IV Laksamana Pertama TNI, Arsyad Abdullah, Danguskamla Koarmada I Laksamana Pertama TNI Yayan Sofiyan dan Danlanal Batam, Kolonel Laut (P), Alan Dahlan memperlihatkan sebagian tangkapan baby lobster. Foto: Damri/Haluan Kepri

BATAM – Tim Satuan Tugas Gabungan Fleet One Quick Response F1QR Komando Armada (Satgasgab F1QR Koarmada) I kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan baby lobster dari Batam ke Singapura senilai 12,3 Milliar.

Penggagalan baby lobster itu terdiri dari Guskamla Koarmada I, Lantamal IV dan Lanal Batam, yang telah berhasil menangkap satu buah Speedboat tanpa nama bermesin 15 PK satu unit di Pulau Combol, Kamis (12/9/2019) siang.

Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI, Arsyad Abdullah yang didampingi oleh Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Koarmada I Laksamana Pertama TNI Yayan Sofiyan dan Danlanal Batam, Kolonel Laut (P), Alan Dahlan saat memberikan keterangan persnya kepada awak media, di Markas Komando Pangkalan TNI Angkatan Laut (Mako Lanal) Batam, Jumat (13/9/2019).

Dikatakan Arsyad, dari penangkapan tersebut berhasil mendapati barang bukti berupa baby lobster yang dikemas dalam 14 box sterofoam coolbox. Sedangkan untuk pelakunya berhasil melarikan diri.

“Selanjutnya barang bukti dibawa ke Kantor Lanal Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut, kemudian barang bukti berupa baby lobster dibawa ke Kantor Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) Batam, untuk dilaksanakan pencacahan,” Arsyad.

Dijelaskannya, dari 14 box sterofoam itu setiap boxnya berisi 30 kantong pelastik berisi baby lobster, satu kantong pelastik tersebut untuk jenis pasir rata-rata 200 ekor dan satu kantong pelastik untuk jenis mutiara rata-rata 100 ekor.

“Total estimasi penyelamatan Sumber Daya Ikan (SDI) baby lobster itu rinciannya adalah. Pertama
baby lobster jenis pasir nilainya Rp11.700.000.000. Kedua, baby lobster jenis mutiara Rp 600.000.000. Jadi jumlah totalnya dalah Rp12.300.000.000,” pungkasnya.

Dikesempatan yang sama, Danguskamla Koarmada I Laksamana Pertama TNI, Yayan Sofiyan mengatakan, seluruh barang bukti berupa 14 box sterofoam Baby Lobster berisi 81.000 ekor itu diamankan di kantor Stasiun BKIPM Batam.

“Semuanya itu nantinya akan dilepas dan dipelihara di Pulau Abang, dimana terdapat konservasi milik Kantor Kelautan dan Perikanan,” ucapnya. (Cw64)