“Cintai dan Rawat Predikat Haji yang Diperoleh…”

Jamaah haji Debarkasi Batam saat tiba di Bandara Hang Nadim, Batam. (istimewa)

Jamaah haji Debarkasi Batam saat tiba di Bandara Hang Nadim, Batam. (istimewa)

  • Seluruh Kloter Embarkasi/Debarkasi Batam sudah di Tanah Air

Batam (HK) – “Kepulangan Bapak, Ibu, dan Saudara sebagai jamaah haji, diharapkan menjadi semangat dan anugerah bagi seluruh keluarga dan masyarakat. Diharapkan, jamaah haji Debarkasi Batam yang baru kembali dari tanah suci, ibadahnya semakin meningkat. Dan bisa menjadi motivasi dan inspirasi bagi keluarga dan masyarakat lingkungan.” Demikian diucapkan Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Batam, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA, saat menyambut kepulangan Kloter 29 atau kloter terakhir Debarkasi Batam musim haji 1440 H/2019 M di asrama haji Batam, Sabtu (14/9/2019) malam.

Disampaikannya, berangkatnya jamaah haji menunaikan Rukun Islam pada tahun ini merupakan anugerah yang luar biasa ditengah lamanya masa tunggu keberangkatan ke tanah suci.

“Untuk itu, rawat predikat haji yang sudah diperoleh. Cintai predikat haji yang didapatkan. Lalu, jaga terus kemabruran haji. Tingkatkan Ibadah,” ucapnya lagi.

“Sekarang Bapak, Ibu, dan Saudara sudah kembali ke tanah air. Selamat kembali ke tengah keluarga dan masyarakat. Semoga semua selamat dan sehat sampai di tengah keluarga,” ujar Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA.

Dalam kesempatan itu, Ketua PPIH Batam yang juga Kakanwil Kemenag Kepri ini, menyampaikan terima kasih pada seluruh pihak, seluruh panitia haji Batam, termasuk pada seluruh petugas kloter.

“Semoga kerja keras, kerja iklhas yang dilakukan menjadi amaliyah dan mendapat ganjaran pahala dari Allah SWT,” ucapnya yang langsung diamini oleh seluruh jamaah haji Kloter 29 dan tamu undangan yang memenuhi Aula Kedatangan asrama haji Batam.

Hal yang sama juga diutarakan Sekretaris PPIH Batam, H. Afrizal. Dia menjelaskan, dengan tibanya Kloter 29, maka seluruh kloter dari Embarkasi/Debarkasi Batam sudah kembali.

“Jamaah Riau ada 12 kloter, Jambi 7 kloter, Kalimantan Barat 6 kloter, dan Kepri 4 kloter, dengan jumlah jamaah haji sebanyak 12.944 orang termasuk petugas,” papar H. Afrizal.

Diketahui, Kloter 29 tiba di Bandara Hang Nadim Batam, tadi malam sekitar pukul 21.10 WIB dengan pesawat Saudi Arabian Airlines no penerbangan SV 5004.

Kloter 29 adalah gabungan jamaah asal Tanjungpinang, Batam, Kabupaten Sambas, Kota Pontianak, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Sintang, Kabupaten Sekadau, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Melawi, Riau, serta petugas kloter.

Dalam Kloter 29 ada jamaah yang pindah dari Kloter 97 Bekasi a.n Fatimah Muhammad Dung. Lalu tanazul ke Kloter 14 a.n Sarinah Reso. Selanjutnya ke Kloter 12, an Nursai, a.n Sarmunah, a.n Rugaiyah, a.n Zainiah, a.n Saimun, dan, a.n Usman.

Kemudian, ada yang pindah ke Kloter 17, a.n Iskandarsyah Abdul Manaf, dan, a.n Siti Rojiah Abdul Somad.

Lalu, ada yang pindah ke Kloter 28 a.n Nirwani, a.n Siti Fatimah Hasim, dan, a.n Khumdari. Kemudian ada yang wafat di tanah suci, a.n Padmo Sumarto, dan, a.n Tulus Sumaryadi.

Jumlah jamaah Kloter 29 yang tiba di tanah air sebanyak 426 orang termasuk petugas. Hari ini, Minggu (15/9/2019) seluruh jamaah sudah dipulangkan ke daerah masing-masing.

Diketahui, pada musim haji 1440 H/2019 M, Embarkasi Batam/Debarkasi Batam melayani 29 Kloter jamaah dari empat provinsi yakni, Kepri, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat.

Pada tahun ini, jamaah asal Jambi dan Riau masuk dalam Embarkasi Antara yakni, jamaah tidak masuk ke asrama haji Batam. Jamaah hanya transit di Bandara Hang Nadim Batam untuk seterusnya melanjutkan penerbangan dari dan ke daerah masing-masing.

Dan sampai hari ini, sudah 40 orang jamaah Embarkasi/Debarkasi Batam wafat di Arab Saudi. Jamaah yang wafat tersebut berasal dari Kepri 5 jamaah, Jambi 17 jamaah, Riau 10 jamaah, dan Kalimantan Barat 8 jamaah. (fhy)