Aturan ex Ex-Officio Rampung, Kadin Apresiasi Pemerintah Pusat

SYAMSUL Paloh, Ketua Kadin Kota Batam.Foto:Damri/Haluan Kepri

BATAM (HK) – Kadin Kota Batam mengapresiasi pemerintah pusat karena pada akhir pekan lalu Presiden RI, Joko Widodo(Jokowi) sudah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 62 Tahun 2019 yang memuat aturan kebijakan rangkap jabatan Walikota Batam Ex-Officio kepala BP Batam.

“Kadin Batam sangat menyambut baik hal itu, karena kalau sudah dilakukan penandatangannya maka aturan tentang Walikota Batam ex-officio kepala BP Batam makin jelas dan terang dan dalam waktu dekat ini akan dilakukan pelantikannya,” hal itu disampaikan oleh ketua Kadin Batam, Syamsul Paloh, saat dijumpai di Kantornya, Senin (16/9/2019).

Dikatakan Syamsul, kebijakan yang dilakukan oleh Presiden itu adalah kebijakan yang bijak dan menguntungkan untuk para pengusaha dan masyarakat Kota Batam. Kadin Batam berterimakasih kepada pemerintah pusat atas percepatan pembahasan ex-officio itu.

Percepatan pembahasan ex-officio itu adalah suatu keharusan, karena dilihat dari kondisi Batam saat ini yang mempunyai dualisme kepemimpinan, maka dengan adanya ex-officio itu adalah sebuah jabawan yang positif dan objektif dalam konteks menjawab adanya keraguan dari masyarakat dan pengusaha yang ingin berinvestasi di Batam.

“Kadin Batam sebagai mitra pemerintah Kota Batam dan BP Batam meyakini dengan adanya ex-officio itu dan dualisme tidak ada lagi, perputaran investasi dan perkembangan ekonomi Batam bisa melaju cepat seperti yang diharapkan, yakni 5 persen hingga 7 persen,” ungkap Syamsul.

Seterusnya kata Syamsul, pihaknya juga berharap karena penandatangani RPP sudah dilakukan maka dalam waktu dekat ini pemerintah segera dilakukan pelantikannya Walikota Batam sebagai ex-officio BP Batam itu, sebab Kadin Batam dan para pengusaha menanti hal itu.

“Perlu diketahui bahwa jabatan Walikota sebagai ex-officio kepala BP Batam tidak menghilangkan dari jabatan Walikotanya, jabatannya sama tapi dipegang oleh satu orang saja lagi,” jelasnya.

Syamsul meyakini dengan adanya ex-officio maka Kota batam akan semakin baik dan para investorpun akan makin banyak masuk, sebab jauh-jauh hari sebelumnya Kadin Batam sudah memikirkan dan melakukan kajian tentang dampak baiknya dari ex-officio itu.

“Kadin sebagai mitra pemerintah akan mendukung penuh semua kebijakan dari pemerintah, baik itu pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, dengan catatan kebijakan itu adalah untuk kebaikan, untuk kepentingan umum dan untuk yang objektif,” bebernya.

Hal senada disampaikan oleh anggota DPRD Kota Batam, Arlon Veristo bahwa dia selaku wakil rakyat Kota Batam juga mendukung terkait kebijakan pemerintah pusat yang akan menjadikan Walikota Batam ex-officio kepala BP Batam, karena itu adalah untuk kebaikan dan kemajuan Kota Batam.

“Kita sangat mendukung pak wali, karena ibaratkan kapal apabila sebuah kapal itu satu nahkoda dan satu komando maka kapal itu akan berlayar dengan bagus. Dengan adanya ini maka yakinlah Batam akan lebih baik, akan lebih maju dan berkembang pesat,”

Dikatakannya, bahwa pelantikan Walikota itu sebagai ex-officio tinggal menunggu hari saja, semua aturannya sudah selesai, namun untuk tanggal pastinya belum diketahui secara pasti.

“Berdasarkan informasi yang kita dapat dan juga koordinasi dari berbagai pihak pak Rudi sudah positif akan segera dilakukan pelantikannya, tinggal ketok palunya saja lagi,” ungkapnya.

Sementara itu Walikota Batam, Muhammad Rudi saat diminta tanggapannya tentang ex-officio tersebut tidak mau berkomentar banyak karena katanya kebijakan itu ada di pemerintah pusat, bukan di pemerintah daerah.

“Untuk saat ini saya belum mau untuk komentar banyak tentang ex-officio, itu urusan pusat, yang jelas saya bekerja saja dulu, sebab nanti dibilang saya cuma bisa janji saja,” cetusnya.(Cw64)