Lukita Kembalikaan Formulir Pendaftaran Cawako 2020

LUKITA Dinarsyah Tuwo di dampingi Jadi Rajaguguk dan Nazief Soesila Dharma kembalikan Formulir pendaftaran Cawako 2020 Ke kantor DPC PDI Perjuangan, Batam center, Senin (16/9/2019).Foto:Boby/Haluakepri.com

BATAM(HK) – Lukita Dinarsyah Tuwo resmi bakal calon Walikota Batam yang ikut bertarung di Pilkada Batam tahun 2020 mendatang, keseriusan itu ditandai dengan pengembalian Formulir pendaftarannya ke kantor DPC partai PDI Perjuangan, Batam Center pada Senin (16/9/2019) sore.

Dalam proses pengembalian berkas tersebut, Lukita di dampingi Jadi Rajaguguk dan Nazief Soesila Dharma diterima oleh Sekretaris DPC PDI-P Batam, Ernawati, Budi Murdiyanto, dan Sulhan. 

Ernawati menyambut baik Hadirnya Lukita ditengah-tengah bursa Balon Kandidat Walikota Batam partai PDIP, “Dengan Menyebut Bismillahirrahmani Rahim, kami terima pengembalian berkas pendaftarannya,” ucap Erna.

Smeentara itu, Lukita menegaskan bahwa tekadnya sudah bulat untuk optimis memenangkan Pilwako Batam tahun 2020 mendatang, “kenapa saya masuk ke kontes pilkada Batam ini, karena Niat saya sudah bulat, saya ingin melakukan sesuatu untuk Batam, ucap Mantan Kepala BP Batam ini.

“Karena Batam adalah bagian NKRI yang sangat strategis dan daerah khusus, Batam adalah lokasi yang tidak dimiliki daerah lainnya di Indonesia. Batam bisa baju begitu pesat, PDRBnya maju. Kelak Batam akan maju,” tambahnya.

Sebelumnya juga Lukita mengakui bahwa ia sudah berniat untuk memutuskan bergabung di Partai PDI Perjuangan, “sebetulnya dari bulan februari saya sudah memutuskan untuk bergabung di partai PDI Perjuangan. Namun akhirnya niat saya sekarang sudah bulat atas dorongan dari masyarakat dan teman-teman di Batam,” beber Lukita.

Untuk pasangan Lukita dalam Pilkada 2020, pihaknya belum dapat memutuskan, sebab pasangan koalisi yang dapat menjawab, “pasangan dari koalisi, dan partai koalisi lah yang menjawab ini. Kita belum tau siapa yang diusung untuk jadi wakil walikota nanti,” kata Lukita.

Beberapa bulan yang lalu, saya menyelesaikan tugas saya di BP Batam, terlalu berat saya meninggalkan kota Batam, karena saya sangat cinta dengan batam ini.

“Tapi dengan ini saya akan tetap mengasih sumbangsih dan kontribusi kepada masyarakat kota Batam. Karena Batam itu harus berkembang maju karena mempunya potensi yang luar biasa,” tegas Lukita.

Dalam pilkada ini, saya hanya diangkat dan ditunjuk, meski saya bukan politisi tapi saya profesional birokrasi. Tentu saya mendengar masukan dan keinginan dari masyarakat.

“Setelah itu saya berdialog dengan diri sendiri keluarga dan teman-teman dibatam. Karena ada konsen yang lain yang harus saya pertimbangkan. Akhirnya proses ini sampai ke pertimbangan saya maju dengan apapun artinya yang saya hadapi, dan siapa pun saingan saya, Saya tekadkan saya akan menang,” ucap Lukita.

Apalagi lanjut Lukita, dari background yang saya alami, selama 40 tahun di birokrasi pemerintahan. Tentunya ini adalah modal yang kuat yang akan saya bawa untuk Batam lebih maju.

Pengabdian melayani masyarakat dengan hati yang bersih, Selain itu juga saya mempunyai jaringan yang luas, hal ini juga menjadi modal saat kita bertugas dan dari Dukungan masyarakat.

Tantangan kedepannya, kita harus melakukan perubahan, bagaimana menangani kota ini, kita harus lihat faktanya Batam ada dua institusi. Tapi terlihat kompak. Dan memiliki undang masing-masing institusi.

“Maka itu kita harus bisa membuat kompak institusi ini, ibarat 2 mesin dalam satu kapal. Maka perkembangan kota batam akan cepat maju, selain itu penciptaan lapangan kerja, maka pertumbuhan ekonomi akan bergerak dan wirausaha UKM juga bisa kita tumbuhkan tanpa meninggalkan yang besar seperti investasi di Batam tetap kita genjot,” ungkap Lukita.

Adapun visi Lukita untuk bertarung dalam pilkada 2020 yakni Menuju Batam Bahagia dan mendunia, “saya mencoba menawarkan satu visi, apa yang kita bangun pertama adalah manusianya, dengan mencerminkan semua aspek. Dia punya kerja, rumah, bisa sekolah kan anak, kesehatan baik, dan bisa menjalani ibadah,” jelasnya.

Kalau saya terpilih menjadi walikota, saya berkomitmen ingin memacu pertumbuhan ekonomi Batam 7 persen pertahun, “jika saya tidak sanggup menjalani komitmen saya maka kedepan saya tidak akan maju lagi,” tegasnya. (Cw63)