Pemko Batam Ingin Sterilkan ASN dari Narkoba

WALIKOTA Batam, Muhammad Rudi melakukan penandatanganan MoU dengan BNNK Batam. Foto: Damri/Haluan Kepri

BATAM (HK) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam ingin sterilkan Aparatur Negara Sipil (ASN) yang ada di Kota Batam dari narkoba. Adapun langkah untuk mensterilkan narkoba itu, Pemko Batam membuat nota kesepahaman atau MoU dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Batam.

Penandatanganan MoU itu dilakukan oleh Walikota Batam, Muhammad Rudi dengan Ketua BNNK Batam, Tumpak Manihuruk yang dilaksankan di dataran Engku Putri Batam Center, yakni setelah melaksanakan upacara hari perhubungan nasional tingkat Kota Batam tahun 2019, Selasa (17/9/2019).

Bentuk MoU nya itu adalah kerjasama dalam segi pemeriksaan bagi seluruh ASN Pemko Batam oleh BNNK Batam, karena BNN yang memiliki tugas pokok dan fungsi di bidang pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dan juga yang memiliki alat lengkap untuk pemeriksaannya.

“Semoga kerajasama ini bisa bermanfaat bagi Pemko Batam dan diharapkan seluruh Aparatur Pemko Batam bebas 100 persen dari narkoba,” ucap Rudi.

Dikatakan Rudi, bahwa aparatur itu kalau ingin bebas dari narkoba tidak bisa dilepas begitu saja, namun harus ada pembinaan dan penegakan hukum dan shock terapinya, salah satunya adalah dibutuhkan BNNK.

“Nantinya setiap tiga bulan sekali diadakan tes urine dan itulah salah satu bentuk shock terapinya yang akan diadakan,” ungkap Rudi.

Selain itu jelasnya, setiap hari Jumat Pemko Batam melakukan pembinaan rohani untuk pegawai Pemko Batam. Dimana diharapkan dengan acara itu ASN yang ada di Pemko Batam bisa betul-betul bebas dari narkoba.

“Meskipun belum 100 persen minimal saya dan pak wakil walikota berusaha bagaimana lebih baik kedepannya. Dalam pelaksanaan tes urine yang dilakukan setiap tiga bulan itu akan diperbantukan juga oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam,” bebernya.

Sementara itu Ketua BNNK Batam, Tumpak Manihuruk mengatakan, bahwa pihaknya berharap dengan adanya MoU itu dapat meminimalisir sekecil mungkin tingkat kejahatan narkoba di Kota Batam. Karena untuk meminimalisirnya itu memang harus ada kerjasama instansi pemerintah dan masyarakat.

“Selama ini sebagian Dinas sudah ada yang bekerja sama dengan BNN, diantaranya yaitu dengan Dinas Pendidikan, yakni melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah,” tuturnya. (Cw64)