Ditinggal Kerja, Motor Dibawa Kabur Orang Gila

ilustrasi. (internet)

ilustrasi. (internet)

BINTAN (HK) – Apes nian nasib Rukiyat, motor Suzuki Tornado BP 3564 BA yang diparkirnya dekat kelenteng Lintas Barat Km 17 Kelurahan Toapaya Asri, hilang pada Rabu (19/8) sore kemarin.

Mirisnya lagi, yang mengambil motor kesayangan itu adalah orang setengah waras alias orang gila.

Hal ini diungkapkan rekannya, Edi saat menceritakan peristiwa motor rekannya yang dibawa kabur orang gila.

Saat itu kata dia, dirinya bersama korban sedang memperbaiki atap sebuah warung dekat kelenteng. Tiba-tiba saja, motor yang diparkirnya tak jauh dari lokasi kerja hilang.

“Kebetulan kuncinya tegantung gitu saja,” kata Edi menceritakan.

Ia dan sang pemilik sejak semalam mencari keberadaan motor tersebut. Namun sayangnya belum ketemu.

Bahkan kata dia, orang gilanya itu kembali lagi Kamis (19/9) pagi. Namanya orang gila, ditanya jawabnya selalu lupa. “Ditanyain motornya dibawa kemana, dijawabnya lupa,” ungkap Edi.

Edi menduga motornya itu masih dikawasan area Kecamatan Toapaya. “Takutnya dibuang gitu aja di semak-semak,” duganya.

Ternyata sang orang gila bukan sekali ini saja membawa sepeda motor warga yang sedang terparkir. Beberapa hari lalu warga Desa Toapaya Selatan juga mengalami hal serupa.

Sal, warga Km 17 menuturkan, waktu itu ada kabar motor warga dibawa kabur orang gila. Namun beruntung, motornya berhasil diketemukan.

“Dia sore pergi, pagi pulang lagi cuman motornya ditinggal waktu itu di batu 8 Tanjungpinang. Jadi sama pemiliknya minta diantarkan lagi ke batu 8,” ungkapnya.

Ia mencirikan kondisi orang gila tersebut, menurutnya orang gila itu berperawakan kurus tinggi dengan kondisi rambut yang botak serta tidak memakai baju dan kebiasannya menggunakan celana pendek.

Sehari-hari, orang gila itu sering terlihat di wilayah Kecamatan Toapaya dan perumahan-perumahan di Km 16 Desa Toapaya Selatan.

Plt Kapolsek Gunung Kijang Iptu Ngatno dikonfirmasi belum memberikan komentar lebih lanjut mengenai peristiwa tersebut. “Sampai sekarang belum ada laporan,” akunya. (oxy)