47 WNA Jaringan Penipuan Online Akan Dideportasi ke Negara Asal

KABID Tempat Pemeriksaan Imigrasi Batam, Yukatsih (tengah) saat dimintai keterangan oleh awak media terkait 47 WNA jaringan Penipuan Online, Jumat (20/9/2019) sore.foto:Boby/haluankepri

BATAM(HK) – Pasca penangkapan 47 WNA yang diduga jaringan penipuan Online antar negara Dibatam, Pihak Imigrasi Batam akan Deportasi para pelaku ke negara asalnya.

Kabid Tempat Pemeriksaan Imigrasi Batam, Yukatsih mengatakan para pelaku sudah melakukan penipuan online antar negara terhadap warga negara China Dan Taiwan.

“Karena korban mereka hanya Warga Negara China Dan negara Taiwan, maka para pelaku akan kita Deportasi ke negara asal masing-masing,” ungkap Yukatsih

Dibeberkan, dari 47 WNA tersebut, sebanyak 18 orang warga negara China dan 29 orang warga negara Taiwan. Diantaranya ada 4 wanita dan 43 pria,” ungkap Yukatsih.

Sebelum dilakukan Deportasi terhadap para pelaku, pihak Imigrasi Batam akan berkordinasi dahulu kepada Konsulat Taiwan dan Konsulat China

“Kebetulan hari ini Konsulat Taiwan sudah datang ke kantor Imigrasi Batam, dan kita sudah berkoordinasi. Namun kita masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Setelah itu baru kita lakukan proses Deportasi atas persetujuan dari Imigrasi Batam,” jelas Yukatsih.

“Untuk konsulat China, Sabtu (21/9/2019) Besok akan datang ke Batam terkait warga negaranya yang juga akan diproses untuk Deportasi ke negara asalnya,” tambahnya.

Pantau haluankepri.com, 47 WNA tersebut kembali dibawa ke Kantor Imigrasi Batam untuk diamankan sebelum dilakukan proses Deportasi.(Cw63)