Tanjungpinang Targetkan Raih Kota Sehat Swasti Saba Wiwerda

Wakil Walikota Tanjungpinang, Rahma didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, (Dinkesdalduk KB) Rustam, Ketua TP-PKK, Juwariyah Syahrul mengikuti penilaian kota sehat di Kota Tanjungpinang, bersama tim verifikasi kota sehat, kemarin. (istimewa)

Wakil Walikota Tanjungpinang, Rahma didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, (Dinkesdalduk KB) Rustam, Ketua TP-PKK, Juwariyah Syahrul mengikuti penilaian kota sehat di Kota Tanjungpinang, bersama tim verifikasi kota sehat, kemarin. (istimewa)

TANJUNGPINANG (HK) – Tim Verikasi Kota Sehat melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik penilaian kota sehat di Kota Tanjungpinang, kemarin. Peninjauan ini dilakukan guna melihat secara langsung persiapan titik penilaian kota sehat.

Peninjauan ini diikuti oleh Wakil Walikota Tanjungpinang, Rahma didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, (Dinkesdalduk KB) Rustam, Ketua TP-PKK, Juwariyah Syahrul.

“Ini persiapan kami jelang penilaian kota sehat, jadi sejumlah titik penilaian kita tinjau, untuk melihat kesiapannya, apabila ada kekurangan bisa kita berikan masukan,” ungkap Rahma.

Rahma menjelaskan, ada beberapa titik lokasi yang akan dijadikan penilaian kota sehat tingkat nasional, diantaranya, sekretariat komikator kota sehat Kecamatan Tanjungpinang Timur, sekretariat di dekat Dinas Perkim Jalan Peralatan Km 7.

Kemudian, sekretariat Pokja kelurahan Melayu Kota Piring, Posyandu Remaja di Perumahan Bukit Raya, Kampung Iklim di SMPN 15, kampung donor darah di Jalan Borobudur Kampung Baru, dan Pokdarwis Tanjungpinang di Gedung Gonggong Tepi Laut.

“Alhamdulillah, dari beberapa titik yang kami pantau, persiapannya sudah 80 persen siap menghadapi penilaian”, ucap Rahma.

Dia menambahkan, untuk menghadapi penilaian verifikasi kota sehat tentu kita fokus pada indikator tatanan yang ditetapkan. Hal ini, perlu dukungan dari semua lapisan masyarakat, baik dinas kesehatan, forum kota sehat, pokja, OPD, maupun stakeholder lainnya.

“Tentu semua ini tak lepas dari dukungan dan sinergitas semua pihak. Mohon doa restunya, mudah-mudahan Kota Tanjungpinang memenuhi kriteria menjadi kota sehat,” imbuhnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk sama-sama jaga kota yang dicintai ini. “Mari kita tingkatkan perilaku hidup sehat, sadar diri untuk menjaga kebersihan lingkungan, dan buanglah sampah pada tempatnya,” himbaunya.

“Salah satu upaya pemko ikut memperhatikan dan serius persoalan kesehatan, kita sudah ada perda sampah, dalam waktu dekat ini, akan kita efektifkan. Selain itu, beberapa waktu lalu, Walikota bersama DPRD sudah mengesahkan perda kawasan tanpa rokok,” tambahnya.

Dilokasi yang sama, Kepala Dinkesdalduk KB Kota Tanjungpinang, Rustam menuturkan ada empat tatanan yang diajukan yakni kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, pemukiman sarana dan prasarana sehat, pariwisata sehat, dan tertib lalu lintas transportasi sehat.

“Tahun 2019, pihaknya meningkatkan penilaian menjadi empat tatanan. Sedangkan tahun lalu, dua tatanan yang kita ajukan dan meraih Swasti Saba Padapa, tahun ini, kita tingkatkan menjadi empat tatanan penilaian untuk meraih kota sehat Swasti Saba Wiwerda,” pungkasnya. (rco)