Harpi Melati Kepri Bekali Guru Skill Ilmu Kecantikan

FOTO bersama usai membuka workshop tata rias kecantikan untuk guru.Foto:Sementara/Haluan Kepri

BATAM (HK) – Himpunan Ahli Tata Rias Kecantikan (Harpi) Melati DPD Provinsi Kepri memberikan skiil ilmu tata rias kecantikan kepada guru SD, SMP, SMA dan SMK se Kota Batam, Sabtu (21/9).

Kegiatan ini bekerjasama dengan SMKN 2 Batam, dan didukung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sebagai media fatner.
Acara digelar di Hotel Taining Centre SMKN 2 Batam dihadiri Ketua DPD Harpi Melati Prov Kepr Saldia Gusmiati, Kepsek SMKN 2 Batam Nur Sya’Bani Mpd, ketua PWI Prov Keri Candra Ibrahim, dan Pegiat Pendidikan sekaligus Dosen Ny Aida Zulaika yang membuka langsung acara.
Sebelum acara workshop digelar dimulai, terlebih dahulu dilakukan MoU antara Harpi Melati dengan SMKN2 Batam dalam rangka prakerin siswa dan uji kompotensi siswa. Dikarenakan Harpi Melati sendiri telah ditunjuk Direktorat dan BNSP sebagai tempat uji kompetensi (TUK) melalui LPK Onny Salon tempat pusat pendidikan dan pelatihan DPD Harpi Melati.

Kepala Sekolah SMKN 2 Batam, Nur Sya’Bani dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Harpi Melati yang sudi memberikan edukasi kepada guru melalui kegiatan workshop sehari mengenai tata rias kecantikan bagi penari melayu. Begitu pula dukungan media partner yang tergabung dalam PWI terhadap pubikasi kegiatan dilakukan sekolah selama ini.

Sementara Ketua PWI Prvinsi Kepri Kepri, Candra Ibrahim dalam sambutannya, memberikan apresiasi atas kegiatan dilakukan SMKN 2 Batam bersama Harpi Melati dalam menambah skiil guru dibidang tata rias. Malah ia berharap kegiatan ini harus terus diadakan agar guru tidak hanya memiliki skiil keilmuan dibidangnya saja, melainkan skiil lainnya.

Hal serupa juga diucapkan Aida Zulaika. Dirinya mengaku bangga bahwa guru di Batam terus menerus tak lelah mencari ilmu. Karena ia menganggap kalau seorang guru itu harus memiliki keilmuan lebih dan serba bisa dalam segala bidang. “Kegiatan ini bagus sekali harus terus diadakan, agar guru memiliki wawasan yang luas,” jelasnya.(men)