8 Ruli Sei Binti Batuaji Ludes Terbakar

(dedi/haluankepri.com)

(dedi/haluankepri.com)

  • Korban Kebakaran Keluhkan Dapur Umum

BATUAJI (HK) – Sedikitnya 8 unit rumah liar (Ruli) kampung Jatim atau tepatnya berada di pinggir jalan lintas menuju pelabuhan Sagulung, Batuaji, ludes terbakar, pada Rabu (9/10) sekira pukul 19.30 WIB malam kemarin.

Dalam peristiwa tersebut, belum diketahui apa penyebabnya. Sebelumnya juga warga disana sempat memadamkan api memakai alat seadanya. Namun untuk memadamkan kobaran api tersebut 3 unit mobil pemadam kebakaran.

Namun, warga sekitar sempat mengeluhkan karena mobil pemadam kebakaran agak lama datangnya. Itu pun mobil pemadam kebakaran datang malah mengisi air. Tak lama kemudian, api pun berhasil dipadamkan hingga menyisakan puing-puing rumah.

Wahyudin (45), seorang warga sekitar mengatakan tak mengetahui secara pasti. Soalnya waktu itu dirinya sedang kerja. “Waktu saya sedang kerja. Makanya tak tahu apa penyebabnya. Yang jelas sudah hangus kayak gini,” katanya, Kamis (10/10) saat itu.

Penyebab mulainya percikan api muncul dari rumah pemilik warung pakaian seken, tepatnya disamping rumah pemilik warung makan. Namun diduga dari arus hubungan pendek.

“Sampai saat ini belum ada dibangun dapur umum. Jadi kemana kami numpang makan,” keluh para korban kebakaran tersebut.

Darma Leni Susanti, warga setempat juga korban kebakaran mengatakan, semuanya sudah ludes dan hanya baju yang terpakai inilah yang tinggal. Bahkan semua dagangan juga ludes dilalap kobaran api tersebut.

“Hanya baju inilah yang tertinggal. Semuanya sudah ludes baik itu KTP, Akte Lahir dan Ijasah anak-anak saya,” ujarnya sambil mengeluh.

Dilokasi, Ones, ketua RT004/RW016 Ruli Sei Binti, kelurahan Tanjung Uncang, Batuaji mengatakan jika penyebabnya belum juga diketahui. Sebabnya, percikan api langsung membesar hingga melalap rumah lainnya.

Warga juga memadamkan kobaran api memakai alat seadanya. Perangkat RT itu pun berharap agar pemerintah dan pihak Kepolisian supaya meringankan apabila mengurus surat atau dokumen seperti KTP, Akte Lahir dan Ijasah anak-anak disana.

“Kita belum tahu apa penyebabnya. Dari informasinya bahwa peristiwa ini disebabkan karna arus hubungan pendek,” katanya kepada awak media ini.

Sementara, Anwarudin, Lurah Tanjung Uncang mengatakan, begitu mendapat informasi, pihaknya pun langsung berkoordinasi dengan pihak Dinsos Batam untuk membantu korban kebakaran ini.

“Dalam musibah ini, ada 8 rumah yang terbakar. Makanya kita pun langsung berkoordinasi dengan pihak Dinsos Batam untuk membantu dapur agar bisa dimanfaatkan warga sekitar,” ujarnya dengan singkat. (ded)