Polsek Batuampar Tangkap 4 Pelaku Curat

KAPOLSEK Batuampar, AKP Reza Morandi Tarigan, didampingi Wakapolsek, Iptu Betty dan Kanit Reskrim, Ipda Ahmad Nadal Harahap, menunjukkan barang bukti curat, Kamis (10/10) siang, saat ekspos di Polsek Batuampar. Foto:Nov Iwandra/Haluan Kepri

BATAM (HK) – Empat orang pelaku pencurian dan penadah, ditangkap Unit Reskrim Polsek Batuampar, Rabu lalu, di Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batuampar. Satu diantaranya itu, seorang residivis dalam kasus yang sama.

Dari keempat tersangka kasus curat tersebut diantaranya, Andreyan Kurniawan (27), alias Ryan, Johan (20), alias Jihan (residivis), Rizal Samudra (28) sebagai penadah dan Hermanto Sibarani (37), sebagai penadah, beserta 9 unit hp yang masih tersisa, sebagai barang bukti.

Kapolsek Batuampar, AKP Reza Morandi T SIK mengatakan, penangkapan aksi kriminal curat yang meresahkan masyarakat tersebutsetelah beberapa orang korbannya datang melapor ke polisi. Sehingga para korban telah mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah.

“Belakangan ini aksi pencurian hp dirumah kos kembali marak terjadi. Hingganya meresahkan masyarakat dan sudah banyak menjadi korban korbannya,” ujar AKP Reza, Kamis (10/10) pagi
saat konferensi pers di Polsek Batuampar.

Diterangkan Reza, saat beraksi para tersangka menggunakan sebuah alat yang dimodifikasi.

“Yaitu, dengan menggunakan alat holder gurita (pelengket hp di meja), yang telah dimodifikasi dengan diberi tangkai panjang,” ujar Kapolsek.

Sehingga imbuhnya, dengan alat tersebut para pelaku curat dengan mudah menjangkau serta mengambil hp yang diletakkan di kamar disaat pemiliknya sedang tidur, melalui pintu jendela yang terbuka.

“Modus pelaku dengan mendatangi rumah kos yang penghuninya sedang tidur. Kemudian dia mengintip dari jendela untuk bisa mengetahui posisi hp berada,” papar Kapolsek, didampingi Wakapolsek, Iptu Betty beserta Kanit Reskrim, Ipda Ahmad Nasal Harahap.

Kemudian, ucap Reza, setelah mengetahui dari posisi Hp tersebut, lalu tersangka menjangkau sasaran (Hp), dengan “Holder Gurita”.

“Artinya, dengan Holder Gurita mereka sangat mudah mengambil Hp korban, karena lengket kuat dengan Holder Gurita ini. Setelah didapat, mereka langsung tancap gas,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksan tersangka, ujar AKP Reza Morandi, diketahui tersangka sudah 32 kali beraksi, semenjak 3 bulan belakangan, di 4 lokasi berbeda.

“Diantaranya itu TKP Bengkong, di Batam Kota Batuampar serta Sekupang. Untuk BB, 23 unit diantaranya sudah dijual. Sedangkan sisanya, sudah diamankan,” jelas Kapolsek.

Keempat tersangka, pungkasnya, dijerat Pasal 363 tentang pencurian dan Pasal 480, tentang penadahan barang curian. Yaitu dengan sanksi hukumannya itu paling lama 7 tahun, kurungan penjara.(vnr).