BPS Catat Indeks Kepuasan JH Indonesia Meningkat

Pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji di Embarkasi/Debarkasi Batam. (dokumen)

Pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji di Embarkasi/Debarkasi Batam. (dokumen)

Jakarta (HK) – Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis indikator strategis terkini terkait Indeks Kepuasan Jamaah Haji Indonesia Tahun 1440H/2019M. Hal tersebut disampaikan Kepala BPS, Suhariyanto dalam siaran persnya di BPS, Kamis (17/10). Berikut disampaikan ringkasan hasil siaran pers tersebut:

Pertama, Indeks kepuasan jemaah haji Indonesia (IKJHI) di Arab Saudi pada tahun 1440H/2019M sebesar 85,91. Secara umum, jemaah haji Indonesia telah menerima semua pelayanan yang diberikan oleh pemerintah secara “sangat memuaskan”. Indeks kepuasaan pelayanan jemaah haji naik sebesar 0,68 dibandingkan dengan tahun 2018.

Kedua, Bila dirinci menurut jenis pelayanan, indeks kepuasan tertinggi terdapat pada pelayanan transportasi bus shalawat, yaitu sebesar 88,05; kemudian berturut-turut adalah pelayanan ibadah 87,77; pelayanan katering non Armuzna 87,72; pelayanan petugas 87,66; pelayanan bus antar kota 87,35; pelayanan akomodasi hotel 87,21; pelayanan lain-lain 85,41; pelayanan katering di Armuzna 84,48; pelayanan transportasi bus Armuzna 80,37; dan pelayanan tenda di Armuzna 76,92.

Ketiga, Berdasarkan lokasi tempat pelayanan, Indeks kepuasan jemaah tertinggi terdapat pada pelayanan yang dilakukan selama di bandara, yaitu sebesar 87,94, berikutnya secara berturut-turut pelayanan di Makkah 87,89; pelayanan di Madinah 86,44; dan pelayanan di Armuzna 82,57.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Kepri Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH,.MA dalam berbagai kesempatan mengatakan pihaknya akan terus berupaya meningkatkan layanan Embarkasi Haji Batam.

“Kami sudah melakukan komunikasi yang intensif dengan Walikota Batam sebagai Ketua BP. Batam agar Asrama Haji Batam dapat diserahterimakan kepada Kementerian Agama. Dengan langkah tersebut, maka Asrama Haji Batam akan menjadi asset Kemenag dan segera untuk direvitalisasi fasilitas yang ada di dalamnya agar pelayanan jamaah selama di asrama semakin meningkat,” ucap Kakanwil beberapa waktu lalu. (r)