Hasil Curian Dikirim ke Kampung dan Beli Sabu

(dedi/haluankepri.com)

(dedi/haluankepri.com)

BATUAJI (HK) – Tim opsnal Polsek Batuaji berhasil bekuk Meldina Putra (27), pelaku spesialis rumah kosong dari Simpang Dam, Muka Kuning, pada Kamis (5/10/2019) lalu sekira pukul 17.30 WIB.

Pada saat penangkapan, polisi juga berhasil menyita barang elektronik seperti Tv merek Samsung dan 3 unit hape merek Xiamo redmi 5 dan lainnya dari tangannya pelaku. Bahkan saat bereaksi mereka menggunakan tang dan linggis untuk membongkar rumah yang ditargetkan.

Dalam aksinya juga pelaku bersama 3 rekannya berinisial Fr, Jy dan Yo dan kini masih buronan polsek Batuaji. Dan tak tanggung-tanggung, selama mereka melancarkan aksinya sudah 21 TKP seperti di Kavling Lama, Saguba, Kavling Baru, Sagulung, serta di perumahan Puskopkar, Batuaji dan diperumahan Marina, Sekupang.

Namun, saat berhasil membongkar rumah yang ditinggal penghuninya, para pelaku itu langsung menjual hingga tak semua barang bukti diamankan polisi.

Sebelum ditangkap, pelaku itu juga pernah masuk penjara dengan kasus curanmor pada 2017 silam hingga keluar penjara pada bulan 2018. Hanya selang 4 bulan pelaku kembali bereaksi bersama 4 orang temannya.

Kepada polisi, pelaku yang berprofesi sebagai sopir Dumbtruk itu mengakui perbuatannya dengan alasan diajak teman-temannya. Ia pun mengatakan, dirinya nekat mencuri dikarenakan tak ada uang makan lagi sedangkan tidur numpang dirumah temannya.

“Saya diajak teman dan tak ikut menjual barang itu. Temanya saya yang menjual, cuma dikasih aja Rp 3 juta sama saya selama ikut mencuri,” ucapnya kepada awak media, Jumat (18/10/2019).

Ia juga mengakui hasil curiannya dikirim ke orangtuanya di kampung halamannya.

“Tak semua uang itu saya buat makan, sebagian saya kirim ke orangtua dikampung dan sebagian lagi buat untuk nyabu,” kata Putra yang juga ngaku pernah nyabu di kampung Aceh.

Sementara, Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe mengatakan, sebelum mereka itu bereaksi, mereka terlebih dahulu memantau targetnya. Dan kebanyakan targetnya pada rumah yang dipenghuninya saat kerja.

“Mereka melancarkan aksinya saat rumah ditinggal penghuninya untuk kerja. Jadi situasi itulah dimanfaatkan mereka untuk mencongkel pakai tang dan linggis,” kata Kapolsek.

Syafruddin juga mengatakan, kalau pelaku ini ditangkap di simpang Dam, Muka Kuning saat sedang tertidur. Bahkan, pelaku ini pun sudah merupakan residivis kasus curanmor yang ditangkap Polresta Barelang, tahun 2017 dan divonis 2 tahun kurungan penjara.

Kepada pelaku dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 4,5 KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman 7 tahun kurungan penjara. (ded)