Meski Bantuan Pusat Meningkat, Telekomunikasi Anambas Masih Terpuruk

KEPALA Dinas Kominfo Kabupaten Kepulauan Anambas, Jeprizal.Foto:Yudi/Haluan Kepri

ANAMBAS (HK) – Bantuan Kementrian Kominfo untuk meningkatkan akses telekomunikasi jauh meningkat di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Kendati demikian, saat ini masih terdapat sejumlah daerah yang belum dapat menikmati akses primer masyarakat ini dengan nyaman. Masyarakat beranda depan Indonesia masih belum merasakan merdeka signal seperti yang dijanjikan dalam slogan dan iklan.

Kepala Dinas Kominfo KKA Jeprizal mengatakan, saat ini bantuan Kementerian untuk akses internet cukup maksimal. Karena saat ini pemerintah pusat membantu sebanysk 25 titik akses internet pada tahun 2019.

“Kita menjadi salah satu diantara 131 Kabupaten 3 T yang paling banyak mendapatkan bantuan,”ujar Jeprizal, Jumat (18/10).

Menurutnya, dari 25 titik tersebut saat ini 19 diantaranya dalam tahap pemasangan. Pemerintah daerah sendiri mengusulkan sebanyak 93 titik untuk mendapatkan akses internet, namun yang disetujui hanya 25 titik.

“Kita usulkan itu 93 titik, namun diakomodir 25 titik sisanya seperti rumah sakit, Puskesmas, kantor desa yang masih belum terakses kembali akan diusulkan,”paparnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, saat ini daerah disarankan untuk meminta bantuan saja, namun disarankan berinovasi, salah satunya dengan jalan memberdayakan BUMDes.

“Jelang hadirnya Palapa Ring Barat (PRB) kita dapat merubah menset desa untuk dapat memanfaatkan PRB yang dikelola oleh BUMDes,”paparnya.

Selain dari itu tambahnya, sebagai daerah 3T pihaknya tetap meminta bantuan pusat sehingga akses telekomunikasi dapat merata disemua desa.

“Kita juga meminta kepada operator untuk memperkuat layanannya sehingga akses telekomunikasi semakin membaik,”tuturnya.

Pada kesempatan itu ia menyampaikan, pada tahun 2020 mendatang, sudah terbangun tower Teluk Bayur, Teluk Durian, di Kecamatan Palmatak, dan Batu Berapit Kecamatan Jemaja.

“Pada tahun 2020 operator seperti Smartfren, Telkomsel, dan XL berjanji kepada pemerintah daerah untuk memperluas layanannya dengan dibangunnya backbond oleh Moratel,”katanya.(yud)