Api Unggun Tutup Kemsar Pramuka Batam

Ketua harian Kwartir Cabang Pramuka Batam, Jefridin dan ketua Darma Wanita Persatuan Kota Batam, Hariyanti menyalakan Api unggun. (damri/haluankepri.com)

Ketua harian Kwartir Cabang Pramuka Batam, Jefridin dan ketua Darma Wanita Persatuan Kota Batam, Hariyanti menyalakan Api unggun. (damri/haluankepri.com)

BATAM (HK) – Api Unggun dan Malam Bhinneka Tunggal Ika tutup kegiatan Kemah Besar (Kemsar) Kota Batam yang diikuti oleh 2.819 peserta dari perwakilan siswa SD, SMP dan SMA se Kota Batam, Sabtu (19/10/2019) malam di Bumi Perkemahan Raja Ali Kelana Batam.

Api unggun itu dinyalakan langsung oleh Ketua harian Kwartir Cabang Pramuka Batam, Jefridin bersama ketua Darma Wanita Persatuan Kota Batam, Hariyanti yang juga selaku anggota majelis pembimbing Kwarcab gerakan pramuka Kota Batam.

Setelah api unggun menyala, dilanjutkan dengan malam Bhinneka Tunggal Ika, yaitu dengan penampilan dari puluhan pasangan muda mudi dengan pakaian adat se Nusantara.

Penutupan Kemsar itu sangat meriah dan kegembiraan dari seluruh peserta, dimana selain adanya api unggun dan malam Bhinneka Tunggal Ika itu juga ada pembakaran kembang api yang menghiasi langit Bumi Perkemahan Raja Ali Kelana itu.

Acara Kemsar dilaksanakan selama tiga hari, yakni sejak jumat (18/10/2019) hingga minggu (20/10/2019).

Jefridin yang menjadi pembina upacara api unggun dan malam Bhinneka Tunggal Ika itu mengatakan bahwa acara itu adalah acara tahunan dan api unggun juga bukan berarti untuk disembah, namun dimaknai sebagai momen persatuan serta penjiwaan dasa darma Pramuka.

Kegiatan api unggun itu juga sebagai upacara adat dari organisasi Pramuka. Semua kita harus menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini. Jangan sampai persatuan dan kesatuan yang sudah ada saat ini dirusak dan dinodai.

“Diharapkan dengan acara tersebut para siswa-siswa yang ikut bisa hudup mandiri, bekerja sama, gotong royong dan bisa menjadi generasi dan pemimpin yang tangguh untuk kedepannya,” ucap Sekda Pemko Batam itu. (dam)