“Rang Sikumbang Badunsanak Harus Jaga Kekompakan”

Keluarga Besar Rang Sikumbang Kecamatan Batuaji serta Sagulung, menggelar silaturahmi dan pengajian agama di Masjid Assalam Aviari Batuaji, Jumat (18/10) malam. (nov/haluankepri.com)

Keluarga Besar Rang Sikumbang Kecamatan Batuaji serta Sagulung, menggelar silaturahmi dan pengajian agama di Masjid Assalam Aviari Batuaji, Jumat (18/10) malam. (nov/haluankepri.com)

  • Kumpuakan nan Taserak dan Kamehkan nan Tacicia

BATAM (HK) – Forum Silaturahmi Kaum/Suku Sikumbang (FSKS) yang tergabung dari Ikatan Keluarga Suku Sikumbang Badunsanak Batam (IKSSB), menggelar silaturahmi keluarga di perantauan yang diselenggarakan di Masjid Assalam, Aviari, Batuaji, Jumat (18/10) malam.

Ketua IKSSB Kecamatan Batuaji dan Sagulung, Nazri Sikumbang, mengatakan, melalui sebuah perkumpulan, kaum dan Suku Sikumbang akan bisa mengangkat harkat, nilai kepedulian sosial dan kebersamaan sesama dunsanak perantauan di Batam.

“Mari kita bersatu dan peduli dengan dunsanak kita. Dengan begitu, mereka akan bisa mendapatkan perhatian serta dukungan dari IKSSB, sebagai bagian dari Keluarga Besar Suku Sikumbang,” sebut Nazri Sikumbang.

“Melalui perkumpulan IKSSB ini, mari kito kumpuakan nan taserak dan kamehkan nan tacicia seluruh dunsanak sarato kamanakan kito yang ado di Batam ko,” ucapnya.

Selain itu, ucap Nazri, perkumpulan kaum dan Suku Sikumbang ini diharapkan dapat memberdayakan peran ninik mamak.

“Jika ada permasalahan yang timbul dari kaum dan Suku Sikumbang, dapat teratasi dengan baik lewat melalui peran ninik mamak,” ungkapnya lagi.

Kebersamaan dan kepedulian sosial antara sesama kaum dan keluarga besar Suku Sikumbang, paparnya, harus selalu dikedepankan, saling mendukung, membantu dan saling melengkapi antara satu dengan yang lainnya.

Dalam pertemuan tersebut turut digelar ceramah adat dan keagamaan, beserta musyawarah mufakat, untuk agenda kegiatan IKSSB, dengan merujuk kepada AD/ART IKSSB Pusat, di Jakarta.

Koordinator Rang Sikumbang Kito Badunsanak (RSKB), Batam, Nov Iwandra mengungkapkan, acara yang sudah dikemas oleh IKSSB Batam sangat positif.

Suku Sikumbang, ungkap Nov, dimanapun dia berada akan selalu mencari dunsanak, karena sudah keterikatan tali darah yang tak mungkin dilepaskan.

“Inilah sebuah komitmen dan sinergisitas yang harus kita jaga dan tingkatkan sebagai sebuah tanda bahwa kito badunsanak di manapun kita (Rang Suku Sikumbang) berada,” terang Nov.

“Maka, jalinlah selalu silaturahmi, kekompakan kebersamaan, dan kepedulian antarkeluarga. Sehingga kita (Rang Sikumbang), dapat saling menjaga, mengayomi dan melindungi, seluruh saudara kita yang berada di kampung halaman beserta dunsanak di perantauan khususnya di Batam,” ucapnya lagi.

Sebagai orang Minangkabau, lanjutnya, harus selalu ingat pesan dari ninik mamak dan keluarga.

“Kita harus bisa menjaga diri, keluarga beserta dunsanak dari hal-hal negatif. Dengan ikhtiar yang serius, kita akan bisa meraih keberhasilan di perantauan,” lanjutnya.

“Mari kita kumpulkan dunsanak nan taserak serta kamehkan nan Tacicia. Kok barek marilah samo dipikua, kok ringan mari samo kito jinjiang,” pungkasnya. (vnr)