Gelap Gulita, Jalan Lintas Ocarina-Bengkong Rawan Kriminal

Jalan hanya diterangi lampu pengendara yang melintas, ditambah lagi kondisi jalan yang rusak. (istimewa)

Jalan hanya diterangi lampu pengendara yang melintas, ditambah lagi kondisi jalan yang rusak. (istimewa)

BATAM (HK) – Jalan lintas yang menghubungkan Ocarina dengan Bengkong rawan aksi kriminal. Hal tersebut disebabkan lokasi jalan yang gelap gulita, karena tidak adanya lampu jalan. Sehingga memberi ruang pelaku untuk beraksi di jam-jam sepi.

Keadaan tersebut didukung dengan kondisi jalan yang rusak parah, sehingga setiap pengendara yang menggunakan jalan tersebut terpaksa melambatkan laju kendaraannya. Kondisi inilah yang kerap dimanfaatkan pelaku menggasak korbannya.

“Jalan lintas Ocarina-Bengkong rawan aksi kriminal, terutama di atas jam 21.00 WIB. Tidak adanya lampu jalan ditambah kondisi jalan rusak parah jadi pemicu,” ujar Arif, salah seorang warga Bengkong, Senin (21/10/19) malam.

Kepada awak media, warga Bengkong yang setiap hari melintasi jalan tersebut mengaku sangat dirugikan dengan kondisi jalan tersebut. Pasalnya, terkadang dia harus memutar lewat jalur lain demi menghindari aksi kriminal.

“Kalau lewat jalur SPBU Sei Panas jauh, tapi itu lebih aman. Itulah pilihan satu-satunya menghindari hal-hal yang tak diinginkan,” tuturnya.

Sayuti, Warga Bengkong Laut, bahwa keberadaan jalan lintas Ocarina-Bengkong sangat membantu warga karena bisa memangkas jarak dan waktu jika ingin ke Batam Center.

Hanya saja menurutnya, kehadiran jalan tersebut tidak ditunjang fasilitas pendukung yang memadai dan luput dari perawatan, sebagaimana layaknya jalan raya lainnya.

Karena itu, ia mengingatkan Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui dinas terkait segera merespon keluhan pengguna jalan lintas Ocarina-Bengkong.

“Kita bisa memangkas jarak dan waktu, tapi sayang tak aman dan jalannya tak layak,” ujarnya.

“Janganlah pemerintah tutup mata, jangan menunggu lebih banyak lagi korban,” pungkasnya. (ays)