by

Dua Mayat Pria yang Ditemukan Terapung adalah Penambang Pasir

BATAM (HK) — Identitas dua mayat pria yang ditemukan di dekat Balai Perikanan Budi Daya Laut atau tepatnya di Jembatan III Barelang dan perairan Belakang Padang, akhirnya diketahui.

Identitas kedua mayat tersebut diketahui setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak Kepolisian Sektor Batuaji dan Belakang Padang.

Mayat yang terapung di perairan Jembatan III Barelang itu bernama Doyok alias Ahmad (19). Sedangkan di perairan Belakang Padang Melky Abraham Ely (35).

Dari hasil autopsi dan pemeriksaan Kepolisian, kedua mayat tersebut diketahui adalah dua sahabat yang bekerja sebagai penambang pasir darat ilegal di sekitaran Dam Tembesi.

Informasi yang dihimpun di lapangan, dugaan awal pria malang itu hanyut saat sedang menyeberang ke salah satu pulau di kawasan Barelang. Kemudian sebelum mereka menghilang dan ditemukan tewas, dua sahabat ini diinformasikan sempat menegak minuman keras.

Saat hanyut keduanya terpisah dibawa arus. Satu ke Jembatan III, satu lain ke arah perairan Belakang Padang.

Kepada awak media ini, Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe membenarkan jika jenazah yang ditemukan di perairan Jembatan III Barelang itu sudah diketahui bernama Doyok. Bahkan satu saksi kunci kematian dua korban sudah diketahui.

Selain itu juga pihak Kepolisian Batuaji sudah memeriksa saksi dan menyatakan jika mereka berdua merupakan sahabat. Mereka juga sempat sama-sama berada di pulau sebelum kedua korban ditemukan tewas meninggal dunia.

“Saat diperiksa saksi atau temannya korban tak tahu bagaimana keduanya hanyut. Katanya dia diantar pulang oleh Doyok dan setelah itu Doyok pergi sama korban yang ditemukan di Belakang Padang (Melky),” ujar Dalimunthe, Selasa (29/10/2019).

Kapolsek juga mengatakan, hingga saat ini kasus kematian dua orang pekerja tambang pasir darat ilegal ini masih didalami dan diselidiki. Akan tetapi, penyelidikan ditangani oleh Satreskrim Polresta Barelang karena kejadian di dua wilayah hukum polsek yang berbeda.

“Sudah diambil alih Polres. Untuk penyebab pasti kematian dan hal lainnya masih didalami polres,” pungkas Dalimunthe.

Diberitakan sebelumnya, jenazah yang pertama atas nama Melky ditemukan mengambang di dekat perairan Belakang Padang, Jumat (24/10/2019) dini hari. Kemudian jenazah Doyok ditemukan oleh petugas Budi Daya Ikan Lau di Jembatan III Barelang, yang dilaporkan ke Polsek Batuaji pada Jumat siangnya.

Saat ditemukan kondisi kedua korban sudah mulai membusuk dan diperkirakan sudah tiga sampai empat hari meninggal sebelum ditemukan warga dan polisi. (ded)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed